BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mulai mengintensifkan persiapan sebagai tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026. Tak hanya memastikan venue dan infrastruktur pertandingan siap, Pemkot Bekasi juga mengerahkan seluruh elemen masyarakat untuk membangun atmosfer penyambutan menjelang pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta sosialisasi PORPROV tidak berhenti di lingkungan pemerintah daerah maupun panitia penyelenggara. Semangat menjadi tuan rumah harus digaungkan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, RT dan RW.

Instruksi tersebut disampaikan Tri dalam rapat koordinasi evaluasi dan kesiapan PORPROV XV Jabar 2026. Ia menilai kesiapan fisik venue harus berjalan beriringan dengan kesiapan masyarakat dalam menyambut ribuan atlet dan official dari berbagai daerah di Jawa Barat.

“Jangan sampai kita sudah menyiapkan venue dengan anggaran yang besar, tetapi auranya di masyarakat belum terasa. PORPROV ini harus menjadi milik seluruh masyarakat Kota Bekasi,” ucapnya 14/08/26

Pemkot Bekasi sebelumnya telah mengalokasikan dukungan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk rehabilitasi venue dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Besarnya dukungan tersebut membuat pemerintah daerah dituntut memastikan seluruh persiapan memberikan dampak maksimal bagi penyelenggaraan maupun masyarakat.

Tri juga meminta momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 dimanfaatkan sebagai sarana promosi PORPROV. Berbagai kegiatan perlombaan di lingkungan masyarakat diminta turut membawa identitas PORPROV XV Jabar melalui spanduk, baliho, atribut, hingga materi publikasi.

Seluruh camat dan lurah diminta menggerakkan wilayah masing-masing agar masyarakat mengetahui bahwa Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama PORPROV.

“Setiap kegiatan di tingkat RT dan RW bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan PORPROV. Kita ingin masyarakat tahu bahwa Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama,” ujarnya.

Kebersihan Jalur Menuju Venue Jadi Sorotan

Persiapan tidak hanya menyangkut pertandingan. Tri menaruh perhatian pada kondisi lingkungan di sekitar venue dan jalur yang akan dilalui atlet serta official.

Kebersihan, kerapian, saluran air, rumput liar, estetika jalan hingga keamanan diminta menjadi perhatian pemerintah kewilayahan.

Sejumlah jalur yang disorot antara lain menuju Bakti Sports Center, Duren Jaya, BSI Bekasi Timur, Multiguna, kawasan Jatisampurna hingga jalur Narogong menuju Bantargebang.

Pembersihan eceng gondok dan saluran air juga diminta dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi Utara, Medansatria, Rawalumbu dan Bantargebang.

“Venue harus siap, tetapi perjalanan menuju venue juga harus memberikan kesan yang baik. Kebersihan, kerapihan, keamanan dan kenyamanan harus kita pastikan bersama,” tegas Tri.

8.500 Atlet dan Official Diperkirakan Hadir

PORPROV XV Jabar 2026 akan mempertandingkan 47 disiplin olahraga dengan total 48 venue. Sebanyak 27 venue berada di Kota Bekasi, sementara 21 venue lainnya tersebar di luar Kota Bekasi.

Ajang tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 8.500 atlet dan official dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober hingga 19 November 2026. Pertandingan futsal akan menjadi salah satu agenda pembuka pada 28 Oktober, dilanjutkan opening ceremony pada 7 November dan closing ceremony pada 19 November.

Command Center PORPROV akan dipusatkan di Gate 6 Stadion Patriot Candrabhaga.

Di sisi lain, Pemkot Bekasi juga menyiapkan manajemen parkir dan pengamanan di sekitar venue. Pemerintah kewilayahan diminta memastikan titik parkir resmi tersedia sekaligus mengantisipasi kepadatan lalu lintas maupun gangguan keamanan.

1.020 RW Dikerahkan

Untuk memperluas gaung PORPROV, sebanyak 1.020 RW se-Kota Bekasi akan dilibatkan dalam gerakan sosialisasi. Distribusi atribut, selendang dan merchandise PORPROV menjadi bagian dari strategi membangun atmosfer tuan rumah.

Maskot resmi PORPROV XV Jabar 2026, WALKER (Walet Keren), juga akan menjadi bagian dari kampanye tersebut. Maskot yang merepresentasikan fauna khas Kota Bekasi itu membawa filosofi Panca Waluya, yakni Cager, Bager, Pinter, Bener dan Singer.

Promosi digital juga terus diperkuat. Panitia Besar PORPROV melaporkan publikasi melalui Instagram telah menjangkau lebih dari 741 ribu akun, sedangkan TikTok mencatat lebih dari 233 ribu views.

Sementara publikasi melalui media cetak dan online telah menghasilkan sekitar 247 artikel pemberitaan dengan sentimen mayoritas positif.

Promosi langsung akan dilakukan melalui roadshow mall-to-mall, Goes to School, sosialisasi di arena Car Free Day hingga pemanfaatan videotron di ruang publik dan jalan protokol.

Tri bahkan meminta videotron milik pemerintah maupun swasta, khususnya di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, ikut menayangkan materi promosi PORPROV secara rutin.

“Semua media yang kita punya harus bergerak. Videotron, media sosial, spanduk, sampai kegiatan masyarakat harus menjadi bagian dari promosi PORPROV,” katanya.

Dorong Efek Ekonomi

Pemkot Bekasi juga ingin PORPROV tidak sekadar menjadi agenda olahraga. Kehadiran ribuan atlet, official dan pengunjung diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal melalui konsep sportconomy.

Hotel, pusat perbelanjaan, tempat usaha dan berbagai pusat keramaian akan didorong ikut memasang atribut PORPROV sebagai bentuk penyambutan sekaligus promosi kegiatan.

Bagi Tri, kesempatan menjadi tuan rumah utama merupakan momentum strategis untuk memperkuat citra Kota Bekasi di tingkat Jawa Barat.

“Kesempatan menjadi tuan rumah seperti ini tidak datang setiap tahun. Ini momentum besar bagi Kota Bekasi. Maka seluruh perangkat daerah, camat, lurah, sampai RT dan RW harus mengambil bagian,” tuturnya

Sebagai tindak lanjut, Panitia Besar PORPROV bersama Dinas Pemuda dan Olahraga akan mendistribusikan materi promosi berupa desain spanduk, stiker dan video kepada perangkat daerah, kecamatan serta kelurahan.

Pemerintah kewilayahan juga diminta mengoptimalkan media publik seperti TV dan videotron kantor serta menggelar kerja bakti di sepanjang jalur utama menuju venue.

“Dengan persiapan tersebut, Pemkot Bekasi menargetkan PORPROV XV Jabar 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan dampak ekonomi, memperkuat citra daerah dan menumbuhkan semangat olahraga di tengah masyarakat. ” Pungkasnya