Jakarta, – Gugun Gumilar, Staf Khusus Agama, menghadiri acara pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) periode 2026–2028. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kerukunan umat beragama serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, Kamis (5/11/2026) di Aula Kemenpora, Jakarta.

Dalam wawancara dengan awak media, Gugun Gumilar menyampaikan harapannya agar bangsa Indonesia senantiasa hidup rukun, damai, dan terus mengalami kemajuan. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Harapan saya, bangsa Indonesia semakin akur dan semakin maju. Kerukunan umat beragama harus terus kita jaga. Kalau ada kekurangan atau perbedaan di tengah masyarakat, mari kita selesaikan melalui dialog, musyawarah, dan komunikasi yang baik dengan seluruh umat beragama,” ungkap Gugun Gumilar.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menghindari perselisihan yang dapat merusak persaudaraan.

“Pokoknya kita harus saling akur, satu dulur. Jangan sampai karena perbedaan agama atau keyakinan kita justru berkonflik. Kita semua adalah bagian dari bangsa Indonesia yang harus menjaga persatuan dan kerukunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gugun berharap HIKMAHBUDHI dapat mengambil peran strategis sebagai organisasi kepemudaan yang menjadi pejuang dan penggerak kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, organisasi mahasiswa Buddhis tersebut memiliki peluang besar untuk membangun jembatan persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menghadirkan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Ia menilai generasi muda hari ini memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah masa depan Indonesia, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Indonesia pada tahun 2045 akan dipimpin oleh anak-anak muda yang hari ini sedang kita persiapkan. Karena itu, generasi muda harus dibekali nilai persatuan, toleransi, kebersamaan, dan semangat menjaga kerukunan antarumat beragama,” tambahnya.

Gugun Gumilar berharap kepengurusan baru HIKMAHBUDHI mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik, memperluas kolaborasi lintas agama, serta menjadi teladan dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis.

Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan ekonomi dan teknologi, tetapi juga oleh kuatnya persaudaraan, persatuan, serta keharmonisan masyarakat yang hidup dalam keberagaman.

“Mari kita jaga Indonesia tetap rukun, damai, dan bersatu. Berbeda keyakinan bukan alasan untuk bermusuhan, melainkan kesempatan untuk saling menghargai dan memperkuat persaudaraan,” tutupnya.