(Diksiber ID) – Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah kembali pulih sepenuhnya usai terjadi blackout yang sempat mengganggu pasokan listrik di sejumlah daerah.
“Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya,” kata Wakabareskrim Polri Nunung Syaifuddin saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari jaringan transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatera. Saat ini, suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) telah berhasil dipasok kembali ke 1.770 jaringan distribusi pelanggan yang sebelumnya terdampak pemadaman.
Nunung menyebut kondisi kelistrikan kini stabil dan masih terus dipantau guna menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat serta fasilitas umum.
“Berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN (Persero), pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil,” ucap Nunung.
Polisi Selidiki Penyebab Gangguan Transmisi
Sementara itu, kata dia, tim gabungan yang melakukan penyelidikan di Tower 175 dan Tower 176 jaringan transmisi listrik di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, menemukan dugaan awal adanya gangguan cuaca buruk yang memicu terganggunya transmisi listrik.
“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa pada Jumat tanggal 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB, telah terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo – Sungai Rumpeh di wilayah Jambi,” jelas Nunung.
Ia mengatakan gangguan tersebut menyebabkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera hingga memicu blackout di sejumlah wilayah.
“Gangguan tersebut diduga dipicu oleh faktor cuaca buruk dan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” imbuhnya.
Bareskrim Terus Lakukan Pendalaman
Bareskrim Polri menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti gangguan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pemulihan cepat sistem kelistrikan Sumatera dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga stabilitas ekonomi di wilayah terdampak. [nfl]
