JAKARTA – Tim patroli gabungan Brimob Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan aksi balap liar di kawasan Taman Mini, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (1/11/2026) dini hari. Petugas mengamankan empat sepeda motor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi tersebut melibatkan personel Brimob Batalyon B Pelopor, Perintis Polres Metro Jakarta Timur, dan Perintis Polda Metro Jaya. Mereka menyisir sejumlah ruas jalan hingga dini hari guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli berlangsung sejak Sabtu (31/10/2026) pukul 23.00 WIB hingga Minggu (1/11/2026) pukul 06.00 WIB. Petugas memprioritaskan kawasan yang berpotensi menjadi lokasi balap liar, tawuran, serta tindak kriminalitas jalanan.

Sebelum bergerak, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Polres Metro Jakarta Timur. AKBP Dedi Nurhadi selaku Kasat Binmas memimpin apel sekaligus memberikan arahan pelaksanaan patroli.

Usai apel, tim bergerak menyisir Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, hingga Jalan Raya Tengah, Pasar Rebo. Petugas meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintas.

Respons Laporan Masyarakat, Empat Motor Diamankan

Situasi berubah ketika petugas menerima laporan dugaan balap liar di kawasan Taman Mini sekitar pukul 02.19 WIB. Tim gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk memeriksa informasi tersebut.

Setibanya di lokasi, personel melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengendara dan kendaraan. Petugas menemukan sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan dokumen maupun tidak memenuhi standar kelayakan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan empat unit sepeda motor. Selanjutnya, tim membawa seluruh kendaraan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pada pukul 03.50 WIB, personel menyerahkan empat kendaraan tersebut kepada petugas satuan wilayah. Langkah itu memungkinkan jajaran kepolisian menindaklanjuti temuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan, peningkatan patroli menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah gangguan keamanan sejak dini.

Menurut Henik, kehadiran personel harus memberikan perlindungan sekaligus rasa aman bagi masyarakat. Karena itu, jajarannya terus memperkuat patroli dan merespons setiap laporan warga.

“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan agar masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman dan nyaman,” ujar Henik.

Ia juga menegaskan komitmen Brimob untuk meningkatkan patroli serta menindaklanjuti informasi masyarakat. Dengan demikian, kepolisian dapat mendeteksi potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Setelah menyerahkan kendaraan, tim gabungan kembali melanjutkan penyisiran di kawasan Jalan Raya Condet, Kramat Jati. Personel mengawasi aktivitas masyarakat hingga menjelang pagi.

Selain balap liar, patroli tersebut juga menyasar potensi tawuran, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Petugas mengakhiri seluruh rangkaian patroli pada pukul 06.00 WIB. Hasil pemantauan menunjukkan situasi wilayah tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Brimob Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga keamanan lingkungan. Kepolisian secara khusus meminta orang tua mengawasi aktivitas anak-anak, terutama ketika mereka keluar rumah pada malam hingga dini hari.

Selain itu, petugas mengimbau pengendara mematuhi peraturan lalu lintas. Aksi balap liar tidak hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat dapat melaporkan tindak kriminalitas maupun meminta bantuan kepolisian melalui Call Center Polri 110. Layanan tersebut menjadi saluran bagi warga untuk menyampaikan informasi dan pengaduan kepada kepolisian.