JAKARTA — Brimob Polda Metro Jaya mengamankan lima pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Petugas mengamankan kelimanya saat patroli gabungan pada Kamis (20/8/2026) dini hari di Jalan Pondok Kelapa Raya.
Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur.
Petugas mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas balap liar di kawasan tersebut.
Saat tiba, petugas menemukan lima pemuda bersama dua sepeda motor yang mereka gunakan di sekitar lokasi.
Petugas kemudian memeriksa identitas kelima pemuda serta dokumen kendaraan untuk memastikan situasi dan kepemilikan kendaraan.
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan dua sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan.
Petugas juga mengamankan lima telepon seluler yang dibawa kelima pemuda tersebut untuk kepentingan pemeriksaan.
Selanjutnya, petugas membawa kelima pemuda bersama dua sepeda motor ke Polsek Duren Sawit.
Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan dugaan aktivitas balap liar serta status kendaraan yang mereka gunakan.
Patroli Sasar Titik Rawan
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan personel terus meningkatkan patroli malam hingga dini hari.
Menurut Henik, petugas perlu merespons setiap informasi masyarakat untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang.
“Patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas,” ujar Henik.
Henik mengatakan aktivitas balap liar dapat mengganggu ketertiban sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Karena itu, personel Brimob bersama kepolisian setempat terus memantau sejumlah ruas jalan yang berpotensi menjadi lokasi balap liar.
Setelah mengamankan lima pemuda di Duren Sawit, petugas kembali menyisir sejumlah wilayah Jakarta Timur.
Patroli gabungan kemudian bergerak menuju Jalan I Gusti Ngurah Rai dan kawasan Pondok Kopi.
Petugas selanjutnya melanjutkan pemantauan hingga Jalan Pemuda, Pulo Gadung, untuk mengantisipasi gangguan keamanan lainnya.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat pada jam rawan.
Polisi mengajak masyarakat memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat juga perlu menghindari aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, orang tua perlu mengawasi aktivitas anak dan remaja agar tidak terlibat dalam balap liar.
Polri menyediakan layanan Polisi 110 bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan.
Melalui patroli rutin dan respons cepat terhadap laporan warga, kepolisian berupaya menjaga situasi Jakarta Timur tetap aman dan kondusif.