Sebagai seorang pemimpin, Syafrin terkenal memiliki gaya kepemimpinan teknis, kolaboratif, dan berorientasi solusi.
Gaya kepemimpinan semacam, itu memang khas dimiliki seorang birokrat andal dan visioner.
Syafrin mengakui bahwa menjadi seorang pemimpin di Ibu Kota Jakarta memiliki tantangan tersendiri yang tidak mudah ditaklukkan.
Salah satu tantang terbesarnya adalah terkait tata kelola pembangunan kota yang berorientasi kota global yang ramah manusia dan lingkungan.
Syafrin adalah sosok yang tumbuh dari lingkungan birokrasi teknis. Hal itu menjadikannya sebagai birokrat yang memiliki pendekatan berbasis data, perencanaan, dan pemecahan masalah.
Gaya kepemimpinan semacam itu sangat penting dalam membangun kota metropolitan yang diperhadapkan dengan beragam persoalan multidimensional.
Seorang pemimpin di kota metropolitan dituntut untuk cakap dalam pengambilan keputusan, yang mana tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan politik jangka pendek, melainkan pada kebutuhan nyata masyarakat sekaligus analisis yang terukur.
Sementara, dari sisi kolaborasi, jelas hal itu sangat relevan dengan semangat membangun Jakarta sebagai kota global yang butuh partisipasi seluruh elemen.
Sebagai kota kolaborasi, pembangunan Jakarta, khususnya Jaksel yang menjadi episentrum pembangunan, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.
Pendekatan kolaboratif inilah yang menjadi ciri utama kepemimpinan modern yang dimiliki seorang Syafrin sejak dulu sampai sekarang.
Diakui atau tidak, Jaksel adalah kota teladan bagi yang lain, karena memiliki peluang besar untuk menjadi kota dunia.
Menjadi kota global berarti wajib menghadirkan kenyamanan bagi pejalan kaki, kehadiran transportasi publik yang terintegrasi, dan memiliki tata ruang yang contoh ideal.
Alhasil, kepemimpinan Syafrin Liputo baik ketika menjabat Kadishub DKI, maupun pada saat ditunjuk sebagai Wali Kota Jaksel, selalu mencerminkan model kepemimpinan perkotaan yang dibutuhkan Indonesia saat ini.
Penulis adalah Direktur Eksekutif Indonesian Initiative for Strategic and Policy Studies (INISIATOR)