Pembangunan yang berorientasi pada integrasi moda transportasi, karena itu, menjadi poin utama untuk peningkatan kualitas layanan publik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
Legacy kebijakan Syafrin yang berfokus pada transportasi telah terbukti memberikan dampak jangka panjang bagi reputasi dan daya saing kota.
Berkat moda transportasi yang terintegrasi, waktu tempuh menjadi lebih singkat, biaya logistik lebih efisien, serta aksesibilitas menjadi lebih mudah. Pada gilirannya, semua keunggulan itu akan meningkatkan produktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Alhasil, melalui kebijakan progresif tersebut, Jakarta Selatan siap menjadi laboratorium keberhasilan pembangunan perkotaan yang dapat direplikasi oleh daerah lain, baik di DKI sendiri maupun kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Menilik Gaya Kepemimpinan Syafrin Liputo
Kesuksesan menyulap moda transportasi Jakarta membuat gaya kepemimpinan Syafrin tak luput dari sorotan.
Sebelum diangkat menjadi Wali Kota Jaksel, Syafrin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Privinsi DKI.