JAKARTA – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Magfiroh, Petamburan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Quick Wins Kapolri sekaligus upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan keagamaan.

Dalam kegiatan itu, personel Brimob melaksanakan Salat Jumat bersama jemaah sekaligus menyampaikan edukasi mengenai bahaya hoaks dan langkah pencegahannya.

Personel mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa memeriksa kebenaran dan sumbernya.

Penyebaran informasi palsu dapat memicu kesalahpahaman, keresahan, hingga konflik sosial apabila masyarakat tidak menyikapinya secara kritis.

Karena itu, setiap pengguna media sosial perlu memastikan keakuratan informasi sebelum meneruskan atau membagikannya kepada orang lain.

Brimob Tekankan Pentingnya Literasi Digital

Dansat Brimob Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan setiap berita yang diterima berasal dari sumber terpercaya, jangan ikut menyebarkan hoaks, dan gunakan media sosial secara bijak. Persatuan dan keamanan masyarakat harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Melalui pesan tersebut, Brimob mengajak masyarakat membangun budaya literasi digital serta mengutamakan sikap kritis ketika menerima informasi.

Kehadiran personel di tengah jemaah juga memperlihatkan peran Brimob dalam membangun komunikasi sosial, tidak hanya menjalankan tugas pengamanan dan operasional.

Pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan diharapkan mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

Satbrimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat menggunakan media sosial sebagai sarana memperkuat persaudaraan, bukan menyebarkan kebencian, fitnah, maupun provokasi.

Upaya menangkal hoaks membutuhkan tanggung jawab setiap pengguna ruang digital. Masyarakat harus membiasakan diri memeriksa fakta, mengenali sumber informasi, dan tidak meneruskan kabar yang belum terverifikasi.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Brimob berharap pesan kamtibmas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat.