Jakarta – TNI kembali mengerahkan pesawat angkut C-130J Super Hercules untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi dampak kabut asap di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), TNI mengirimkan 20 ton bahan semai berupa garam atau natrium klorida (NaCl) dari Posko Penerbangan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pengiriman tersebut menggunakan pesawat C-130J Super Hercules TNI Angkatan Udara dengan nomor registrasi A-1340. Pesawat menjalankan dua penerbangan untuk mendistribusikan seluruh pasokan ke wilayah sasaran.

Pada penerbangan pertama, pesawat membawa 13 ton NaCl menuju Banjarmasin. Selanjutnya, penerbangan kedua mengangkut tujuh ton NaCl untuk mendukung pelaksanaan OMC di Palembang.

Perkuat Dukungan Udara

Pengiriman bahan semai ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam memperkuat penanganan karhutla melalui dukungan logistik dan pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) udara.

TNI mengoptimalkan kemampuan pesawat angkut untuk memastikan pasokan bahan semai menjangkau wilayah operasi. Dukungan tersebut juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Melalui distribusi 20 ton NaCl tersebut, TNI melanjutkan kontribusinya dalam mendukung operasi modifikasi cuaca di Banjarmasin dan Palembang.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung penanggulangan karhutla secara terpadu, khususnya melalui pemanfaatan kemampuan udara untuk mempercepat distribusi kebutuhan operasi.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengautentikasi informasi tersebut.