PORT MORESBY – Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Papua Nugini melalui misi kemanusiaan. Dalam kegiatan bakti kesehatan di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (WSH-991), Port Moresby, pada 26–27 Oktober 2026, tim medis TNI memberikan pelayanan kepada 1.213 pasien.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Indonesia terhadap masyarakat negara sahabat. Selain memberikan akses pelayanan kesehatan, misi ini juga memperkuat diplomasi pertahanan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung.
Tim medis menyediakan berbagai layanan kesehatan, mulai dari poliklinik umum, kesehatan gigi, bedah, jantung, penyakit dalam, mata, hingga obstetri.
Selain pemeriksaan dan konsultasi medis, tenaga kesehatan juga melaksanakan operasi terhadap 15 pasien. Tim turut menyediakan pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk mendukung diagnosis serta penanganan pasien.
Diplomasi Kemanusiaan Pererat Hubungan Bilateral
Kehadiran kapal rumah sakit TNI di Port Moresby menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam membangun kerja sama kemanusiaan di kawasan Pasifik.
Melalui pelayanan kesehatan tersebut, Satgas Port Visit 2026 tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan medis masyarakat Papua Nugini, tetapi juga membuka ruang interaksi dan memperkuat kepercayaan antarkedua negara.
Misi ini sekaligus mencerminkan peran TNI dalam mendukung diplomasi pertahanan melalui pendekatan yang mengedepankan persahabatan, kepedulian, dan kerja sama internasional.
TNI berharap kegiatan kemanusiaan tersebut semakin memperkokoh hubungan bilateral Indonesia dan Papua Nugini. Kontribusi langsung kepada masyarakat juga diharapkan memperluas kerja sama serta mempererat persaudaraan kedua negara.
Melalui Satgas Port Visit 2026, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik melalui diplomasi pertahanan dan aksi kemanusiaan.