TANGERANG – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya mengunjungi keluarga almarhum Bharaka Sopian di kediaman Ibu Nurhasanah, Jalan H. Ilyas, Kelurahan Peninggilan Utara, Kota Tangerang, Jumat (6/11/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Korps Brimob Polri sekaligus bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian personel yang telah mendarmabaktikan diri kepada institusi.

Dalam suasana kekeluargaan, personel Brimob bersilaturahmi langsung dengan Ibu Nurhasanah. Mereka juga menyampaikan perhatian dan dukungan moril kepada keluarga almarhum.

Kegiatan ini menegaskan bahwa hubungan persaudaraan dalam keluarga besar Brimob tidak berhenti ketika seorang personel mengakhiri masa pengabdiannya.

Jiwa Korsa dan Kepedulian Tetap Terjaga

Dansat Brimob Polda Metro Jaya menegaskan bahwa solidaritas, kepedulian, dan jiwa korsa menjadi nilai penting yang harus terus melekat pada setiap personel.

“Keluarga dari personel yang telah gugur maupun telah mendahului kita tetap menjadi bagian dari keluarga besar Brimob. Jangan pernah melupakan jasa dan pengabdian mereka. Kita harus terus menjaga silaturahmi, memberikan perhatian, serta memastikan bahwa ikatan persaudaraan ini tidak pernah terputus,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap keluarga almarhum merupakan bagian dari upaya menjaga nilai kebersamaan sekaligus menghormati pengabdian personel yang telah memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.

Anjangsana tersebut juga mengingatkan bahwa pengabdian seorang anggota Brimob melibatkan dukungan dan pengorbanan keluarga.

Karena itu, keluarga besar Korps Brimob perlu terus menjaga komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memberikan dukungan kepada keluarga personel yang telah mendahului.

Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Metro Jaya meneguhkan komitmen untuk merawat solidaritas dan persaudaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Korps Brimob Polri.

Semangat jiwa korsa tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap sesama keluarga besar Brimob.

Pengabdian seorang Bhayangkara mungkin telah berakhir, tetapi jasa, keteladanan, dan ikatan persaudaraannya tetap menjadi bagian dari sejarah Korps Brimob Polri.