TANGERANG SELATAN – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui Salat Jumat berjemaah dan silaturahmi di Masjid Jami Al-Huda, Sasak Tinggi, Ciputat, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Brimob dalam membangun komunikasi sosial sekaligus memperkuat kehadiran kepolisian di tengah kehidupan masyarakat.
Personel tidak hanya mengikuti ibadah bersama warga, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan dengan tokoh agama dan lingkungan sekitar.
Usai Salat Jumat, personel bersilaturahmi dengan Imam Masjid Jami Al-Huda, Ustaz Ibnu Rusydi, serta sejumlah warga yang hadir.
Suasana akrab mewarnai pertemuan tersebut. Interaksi langsung ini membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.
Kedekatan semacam ini memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan publik. Hubungan yang baik dapat memperkuat komunikasi, mendorong kepedulian bersama, serta mendukung upaya menjaga keamanan lingkungan.
Pembinaan Spiritual dan Pendekatan Humanis
Dansat Brimob Polda Metro Jaya menekankan bahwa profesionalisme personel harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter, keimanan, dan kepedulian sosial.
“Jadilah anggota Brimob yang senantiasa menjaga kehormatan institusi, meningkatkan kualitas keimanan, dan hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Kedekatan dengan masyarakat harus dibangun melalui keteladanan, kepedulian, dan sikap saling menghormati,” ujarnya.
Arahan tersebut menegaskan bahwa kekuatan institusi kepolisian tidak hanya bertumpu pada kemampuan operasional dan kesiapan personel.
Integritas, kedisiplinan, sikap santun, serta kemampuan membangun hubungan sosial juga menentukan kualitas pengabdian anggota kepada masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan, Brimob turut memperkuat pembinaan mental dan spiritual personel. Nilai-nilai keagamaan diharapkan membentuk sikap yang lebih bijaksana, bertanggung jawab, dan menghormati sesama.
Di sisi lain, hubungan dengan tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan sosial. Komunikasi yang terbuka dapat menjadi ruang membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya toleransi dan ketertiban lingkungan.
Bangun Kepercayaan Melalui Kehadiran Nyata
Satbrimob Polda Metro Jaya terus mendorong personel agar tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pengamanan, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pemeliharaan kamtibmas membutuhkan partisipasi masyarakat, bukan hanya mengandalkan tindakan aparat.
Karena itu, hubungan harmonis antara kepolisian, tokoh agama, dan warga menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Brimob mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Kehadiran personel di Masjid Jami Al-Huda sekaligus membawa pesan bahwa pengabdian kepolisian harus tercermin melalui sikap, keteladanan, dan manfaat nyata.
Brimob yang profesional tidak hanya menunjukkan ketangguhan dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.