JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menggelar salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al-Atiq, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan pimpinan kepolisian, personel Detasemen Gegana, dan masyarakat dalam suasana keagamaan sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dan warga.
Kehadiran Kapolda Metro Jaya bersama jajaran Brimob mencerminkan upaya kepolisian membangun kedekatan melalui pendekatan sosial dan kegiatan keagamaan.
Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Brimob juga membangun hubungan kemasyarakatan melalui interaksi langsung dengan warga.
Momentum salat Subuh berjamaah tersebut sekaligus membuka ruang silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat di lingkungan Masjid Al-Atiq.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan bahwa kehadiran Brimob harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa manfaat serta mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pengamanan dan penegakan hukum. Brimob juga membangun hubungan sosial melalui kegiatan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Perkuat Kepercayaan dan Kemitraan dengan Masyarakat
Dalam kehidupan bermasyarakat, kepercayaan publik menjadi salah satu unsur penting yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Karena itu, interaksi langsung melalui kegiatan keagamaan dapat membuka komunikasi yang lebih dekat antara aparat dan warga.
Namun, kedekatan tersebut perlu berjalan secara konsisten dan beriringan dengan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, serta bertanggung jawab.
Melalui kegiatan seperti ini, Brimob Polda Metro Jaya mendorong masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan memperkuat kerukunan sosial.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat juga berperan penting dalam mengenali potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Dengan komunikasi yang terbuka, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan informasi, aspirasi, maupun persoalan keamanan di lingkungan masing-masing.
Oleh karena itu, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi. Kegiatan tersebut juga dapat memperkuat kemitraan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Seluruh rangkaian salat Subuh berjamaah berlangsung hingga sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah kegiatan selesai, personel Brimob kembali ke kesatuan.
Brimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.
Selain itu, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 secara gratis apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.