PUNCAK – Koops TNI Habema menyalurkan dua ton bantuan kemanusiaan kepada warga Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (1/8/2026).

Personel membawa bantuan melintasi medan pegunungan yang terjal, cuaca ekstrem, dan jalur yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Koops TNI Habema memanfaatkan transportasi udara untuk mengirim logistik ke titik pendaratan terdekat sebelum personel memikul bantuan menuju kampung tujuan.

Prajurit melintasi lereng curam, lembah, sungai, dan jalur licin di tengah kabut tebal, hujan, serta ancaman longsor demi memastikan bantuan tiba di tangan warga.

Koops TNI Habema menyalurkan beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.

Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang menghadapi kekeringan dan krisis pangan akibat cuaca ekstrem berkepanjangan sejak Juni 2026.

Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan seluruh personel tetap menjalankan misi meski menghadapi berbagai tantangan alam.

“Medan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, dan keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti. Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Stefie menegaskan TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan di wilayah pedalaman Papua.

Kepala Distrik Lambewi Lanius Wenda mewakili masyarakat Agandugume, Oneri, dan Lambewi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Koops TNI Habema.

Menurut Lanius, kekeringan berkepanjangan sejak Juni 2026 menurunkan hasil panen dan menyebabkan persediaan bahan pangan terus menipis.

“Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut,” kata Lanius.

Koops TNI Habema berharap sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus berlanjut untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan serta menjaga ketersediaan kebutuhan dasar warga di wilayah pegunungan Papua.