Menurut Surtaman, dua wilayah di Kecamatan Kibin yang mengalami dampak banjir paling parah berada di Perumahan Ketos Regency dan Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL) di Desa Ketos. Hingga saat ini, genangan air di kedua lokasi tersebut belum sepenuhnya surut.

“Kondisi ini membuat warga sangat membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok dan makanan siap saji. Kami mengajak seluruh ASN Pemkab Serang serta masyarakat yang mampu untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak,” ajaknya.

Sementara itu, Camat Kibin Asep Saefullah mengapresiasi dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak. Ia menyebutkan bahwa sejak pekan lalu pihaknya telah menerima bantuan dari jajaran Pemkab Serang serta Bank bjb KCK Banten untuk disalurkan kepada warga terdampak banjir di empat desa, yakni Desa Cijeruk, Nagara, Ketos, dan Tambak.

“Seluruh bantuan tersebut sudah kami salurkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Hari ini kembali kami menerima tambahan bantuan, apalagi kondisi cuaca masih sering hujan,” kata Asep.

Asep juga mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah menerima surat permohonan dari Desa Ketos dan Desa Nagara terkait normalisasi aliran sungai yang diduga menjadi penyebab banjir akibat luapan air saat intensitas hujan tinggi.

“Kami berharap upaya penanganan ini dapat segera direalisasikan, sehingga permasalahan banjir di lapangan bisa segera teratasi,” pungkasnya. (*)