Jakarta — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memperkuat komunikasi strategis dengan Chief of Defence Force Australian Defence Force (CDF ADF) Admiral Mark Hammond.
Keduanya menggelar Video Teleconference (VTC) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat kerja sama bilateral sekaligus memperkuat persahabatan antara TNI dan ADF.
Dalam pertemuan itu, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada Admiral Mark Hammond atas pengangkatannya sebagai CDF ADF.
Agus berharap kepemimpinan Hammond dapat semakin mempererat hubungan pertahanan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Australia.
Panglima TNI juga menegaskan komitmen memperkuat hubungan bilateral dengan ADF melalui Defence Cooperation Agreement (DCA).
“Kerja sama pertahanan Indonesia-Australia harus terus dilandasi saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan,” tegas Agus.
Perkuat Diplomasi Militer
Penguatan diplomasi militer kedua negara akan berlanjut melalui sejumlah agenda hingga akhir 2026.
Agenda tersebut mencakup latihan bersama dan forum pertemuan bilateral antara TNI dan ADF.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi kedua institusi pertahanan.
TNI menilai komunikasi strategis yang konsisten dapat memperkuat kepercayaan sekaligus menjaga hubungan pertahanan Indonesia-Australia tetap konstruktif.
Dalam VTC tersebut, Panglima TNI turut didampingi Asrenum Panglima TNI, Asintel Panglima TNI, Waasops Panglima TNI, dan Kapuskersin TNI.
Melalui komunikasi yang berkelanjutan, TNI dan ADF berkomitmen mengembangkan kerja sama pertahanan yang memberikan manfaat bagi kedua negara.
Hubungan pertahanan Indonesia-Australia juga menjadi bagian dari diplomasi militer untuk menjaga stabilitas dan membangun kerja sama kawasan.
TNI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan dengan Australia melalui prinsip saling menghormati, kepercayaan, dan kepentingan bersama.