Bekasi – Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan, S.AP., memastikan penyerapan dana program Rukun Warga (RW) di wilayahnya berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan masing-masing RW. Dari total 42 RW, hampir seluruhnya telah menyelesaikan proses penyerapan anggaran.
“Penyerapannya sesuai dengan RAB yang mereka usulkan. Dana yang sudah dilontorkan pemerintah itu diambil langsung ke bank melalui bendahara, jadi mekanismenya jelas dan tercatat,” ujar Warjan, tegasnya.
Ia menjelaskan, dari 42 RW yang ada, pembelanjaan dilakukan langsung oleh masing-masing RW sesuai kebutuhan dan perencanaan yang telah disetujui. Untuk memastikan kesesuaian tersebut, pihak kelurahan membentuk tim khusus.
“Di kelurahan kita ada tim kontrol atau tim verifikator. Tugas mereka mencocokkan antara RAB yang diajukan dengan barang yang dibelanjakan. Dicek satu per satu, dicocokkan, dan diverifikasi,” jelasnya.
Menurut Warjan, jenis belanja yang dilakukan RW mayoritas untuk menunjang kegiatan pelayanan dan aktivitas sehari-hari warga. Mulai dari peralatan kebersihan hingga sarana penunjang kegiatan kemasyarakatan.
“Kebanyakan yang dibelanjakan itu alat potong rumput, alat potong kayu, mesin fogging. Ada juga meja, kursi, sound system, sampai tenda. Semuanya untuk kebutuhan kegiatan RW sehari-hari,” paparnya.
Terkait pengawasan, Warjan menegaskan bahwa kelurahan melakukan pengawasan secara sistematis dengan membagi tim verifikasi ke beberapa wilayah.
“Kita bentuk empat tim pengawas. Satu tim terdiri dari empat orang untuk memverifikasi sekitar 10 RW. Ada yang sampai 12 RW karena totalnya 42. Jadi setiap ada pembelanjaan, tim langsung turun ke lapangan untuk mengecek apakah sesuai RAB atau tidak,” ungkapnya.
Hasilnya, kata Warjan, penyerapan anggaran RW di Bojong Rawalumbu hampir sepenuhnya rampung. Hanya tersisa satu RW yang masih dalam proses akhir.
“Dari 42 RW, tinggal satu yang belum. Insya Allah hari ini atau besok sudah selesai. Artinya secara keseluruhan sudah terserap semua dan sudah memenuhi syarat, karena yang dibelanjakan sesuai dengan RAB yang mereka mohonkan,” katanya.
Ia pun menyimpulkan bahwa pelaksanaan program RW di wilayah Bojong Rawalumbu berjalan baik dan tertib administrasi.
“Kesimpulannya, RW di Bojong Rawalumbu ini sudah menyerap anggaran sesuai ketentuan, sesuai kebutuhan, dan sesuai pengajuan,” tandasnya.
Warjan menilai program tersebut sebagai terobosan yang sangat positif dibandingkan mekanisme perencanaan lainnya.
“Kalau musrenbang kan prosesnya cukup panjang dan ribet. Program ini lebih efektif. Harapan kita sebagai pemerintah terbawah, RW bisa memiliki item atau sarana yang memang benar-benar dibutuhkan warga,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi atas keberlanjutan program tersebut.
“Program ini luar biasa dan sangat bagus. Terima kasih kepada Pak Wali Kota, Pak Tri, karena melalui program ini kegiatan-kegiatan RW di wilayah bisa terbantu dan berjalan lebih optimal,” pungkas Warjan.
