JAKARTA – TNI memperkuat kualitas pembinaan teritorial melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik dari tiga matra. Dirpuanter Ster TNI Brigjen TNI Jimmy Rihi Tugu mewakili Kaster TNI menutup Penataran Tenaga Pendidik Teritorial Tingkat Perwira Pertama TA 2026 di Pusdikter Pusterad, Jumat (30/10/2026).
Penataran yang berlangsung selama 12 hari, sejak 19 hingga 30 Oktober 2026, melibatkan 100 personel TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Peserta terdiri atas 54 personel TNI AD, 30 personel TNI AL, serta 16 personel TNI AU.
Program tersebut menyasar peningkatan pengetahuan dan keterampilan Pembinaan Teritorial (Binter). Melalui pembekalan ini, tenaga pendidik diharapkan mampu mencetak aparat kewilayahan yang profesional dan memiliki kemampuan membina masyarakat.
Sinergi Antarmatra Perkuat Ketahanan Wilayah
Dalam sambutan Kaster TNI yang dibacakan pada acara penutupan, TNI menekankan pentingnya sinergi antarmatra dan kolaborasi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjalankan pembinaan teritorial.
Sinergi tersebut menjadi salah satu landasan untuk membangun Ruang, Alat, dan Kondisi Juang (RAK Juang) yang tangguh. Karena itu, tenaga pendidik harus terus meningkatkan profesionalisme, memperdalam penguasaan materi teritorial, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
TNI juga mendorong seluruh peserta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama penataran di satuan masing-masing. Langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan aparat kewilayahan.
Keberhasilan pembinaan teritorial tidak hanya bergantung pada kemampuan personel, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan seluruh komponen bangsa.
Melalui penataran ini, TNI berharap kualitas tenaga pendidik teritorial semakin meningkat. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak langsung terhadap ketahanan wilayah, kesejahteraan masyarakat, serta keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI.
Penutupan kegiatan sekaligus menandai berakhirnya proses pembekalan bagi 100 personel tiga matra. Selanjutnya, para peserta diharapkan membawa hasil penataran ke satuan masing-masing dan mengimplementasikannya secara optimal dalam mendukung pembinaan teritorial serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.