Jakarta, – Simposium Nasional Nusa Tenggara Timur menjadi momentum penting untuk membahas berbagai potensi, tantangan, serta strategi pembangunan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dr. M.A.C. Ekarini Aryasatiani, Sp.OG (K), dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), turut memberikan paparan mengenai pentingnya pembangunan nasional yang memperhatikan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama kemajuan bangsa.
Paparan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif peserta simposium mengenai pembangunan daerah, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi sumber daya manusia yang perlu terus dikembangkan.
Pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, serta kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Dalam konteks tersebut, penguatan sektor kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian. Kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan perempuan dan ibu, memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang berkualitas serta menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul.
Simposium Nasional Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan bagi para pemangku kepentingan, akademisi, praktisi, serta berbagai elemen masyarakat untuk merumuskan pemikiran konstruktif bagi kemajuan NTT.
Melalui forum nasional ini, berbagai rekomendasi dan gagasan strategis diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, merata, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kemajuan Nusa Tenggara Timur membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama agar seluruh potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal demi masa depan masyarakat dan bangsa Indonesia.