BEKASI — Sebanyak 2.774 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, menerima bantuan beras dari Bulog untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Bojong Rawalumbu, Abdul Kodir, S.AP., mengatakan setiap PBP mendapatkan tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram, sehingga total bantuan yang diterima setiap penerima mencapai 30 kilogram.

“Alokasi kita sebanyak 2.774 PBP untuk tiga bulan, yaitu Juli, Agustus, dan September. Masing-masing PBP mendapatkan tiga karung atau total 30 kilogram,” ujar Abdul Kodir.

Ia menjelaskan, penerima bantuan merupakan warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan data pemerintah, yang mencakup masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Data penerima berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan kemudian disalurkan melalui Bulog dengan melibatkan Pemerintah Kota Bekasi.

“Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang kondisi ekonominya masih membutuhkan bantuan dan bahkan tidak memiliki beras di rumah,” katanya.

Abdul Kodir berharap program bantuan pangan tersebut terus dilanjutkan selama masih terdapat masyarakat yang masuk dalam kategori penerima. Ia juga menilai penyaluran setiap dua bulan dapat menjadi opsi yang lebih efektif.

“Harapannya program ini tetap berjalan. Kalau memungkinkan, penyalurannya dua bulan sekali sehingga lebih ringan dari sisi pelaksanaan dan fasilitas tempat saat menerima dropping beras,” jelasnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan tertib, pihak kelurahan membagi petugas ke sejumlah bagian, mulai dari verifikasi penerima, juru bagi, pemanggilan antrean hingga teknis penyaluran.

“Alhamdulillah, dari awal sosialisasi tingkat kota dan kecamatan sampai pelaksanaan, kita petakan tugas masing-masing. Penyaluran berjalan cukup kondusif dan tertib,” pungkasnya.