JAKARTA TIMUR – Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengintensifkan patroli dini hari untuk mencegah kejahatan jalanan, tawuran, dan gangguan keamanan. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan satu unit Honda Vario 125 yang tidak memenuhi standar berkendara di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (3/11/2026).
Petugas menemukan kendaraan tersebut sekitar dini hari di Jalan Jenderal Polisi RS Soekanto, Duren Sawit. Saat itu, seorang remaja mengendarai sepeda motor tersebut sebelum personel menghentikan dan memeriksanya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kendaraan itu tidak memenuhi standar berkendara. Selanjutnya, petugas membawa sepeda motor tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut.
Patroli gabungan itu melibatkan personel Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya dan anggota Perintis Polres Metro Jakarta Timur. Mereka menyisir sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran pencegahan gangguan kamtibmas.
Petugas memulai penyisiran dari kawasan Jalan Layur, Pulo Gadung, kemudian bergerak menuju Jalan Duren Sawit Raya. Selanjutnya, personel melanjutkan pemantauan hingga Jalan Jenderal Polisi RS Soekanto.
Cegah Kejahatan Sebelum Mengganggu Masyarakat
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menegaskan, patroli gabungan menjadi bagian dari strategi pencegahan untuk menjaga keamanan wilayah Jakarta Timur.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan memperkuat sinergi dengan satuan kewilayahan. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta mencegah ruang gerak pelaku kejahatan,” tegas Henik.
Menurut Henik, kepolisian perlu menjaga konsistensi patroli agar personel dapat mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini. Karena itu, Brimob terus memperkuat koordinasi dengan satuan kewilayahan.
Selain mengantisipasi tawuran, patroli tersebut juga menyasar pencurian kendaraan bermotor, kejahatan jalanan, serta berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Kehadiran personel di lapangan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai situasi keamanan lingkungan. Dengan demikian, kepolisian dapat merespons potensi gangguan secara lebih cepat.
Namun, upaya menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada patroli aparat. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan mencegah tindakan yang membahayakan lingkungan.
Brimob Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan kendaraan sesuai ketentuan. Orang tua juga perlu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama ketika mereka berkendara pada malam hingga dini hari.
Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan tindak kriminalitas atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Melalui patroli rutin dan koordinasi lintas satuan, Brimob Polda Metro Jaya berupaya menjaga wilayah Jakarta Timur tetap aman sekaligus mempersempit peluang munculnya gangguan kamtibmas.