Kampus, kata dia, memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan, kepemimpinan organisasi, hingga manajemen usaha yang kelak menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.

“Melalui Kopma, mahasiswa tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga belajar mengelola usaha, memahami manajemen, membangun jiwa kewirausahaan, dan menghadapi tantangan ekonomi setelah lulus kuliah. Bekal inilah yang menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menciptakan kemandirian ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana JAMKOPNAS 2026, Mesiali Azria, menyampaikan rasa syukur karena UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional tahun ini. Kepercayaan tersebut tidak lepas dari prestasi yang diraih kontingen UIN Jakarta sebagai Juara Umum JAMKOPNAS 2025.

“Alhamdulillah, tahun lalu kami berhasil menjadi juara umum JAMKOPNAS 2025. Berkat capaian tersebut, tahun ini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendapatkan amanah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional 2026,” ujar Mesiali Azria.

Ia menjelaskan bahwa JAMKOPNAS 2026 diikuti sekitar 165 peserta yang berasal dari 35 delegasi koperasi mahasiswa berbagai kabupaten, kota, dan provinsi di Indonesia. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa semangat berkoperasi di kalangan mahasiswa terus berkembang dan semakin kuat.

Menurut Mesiali, selama pelaksanaan jambore para peserta akan mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, kepemimpinan, kreativitas, serta mempererat hubungan antarkoperasi mahasiswa.

Rangkaian kegiatan meliputi lima cabang perlombaan, kompetisi esai, Business Plan Competition, Lomba Cerdas Cermat (LCC), debat, pemilihan Duta Koperasi Mahasiswa yang dikemas dengan konsep “Abang None Kopma”, seminar, networking, hingga malam penganugerahan pada acara penutupan.

“Hari ini kami memulai dengan Grand Opening, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan seperti LCC, Business Plan, dan Essay.

Hari berikutnya akan berlangsung babak semifinal debat dan LCC. Pada puncak acara nanti akan digelar Grand Closing, gala dinner, sekaligus malam penganugerahan bagi para pemenang dan Duta Koperasi Mahasiswa Nasional,” jelasnya.

Mesiali berharap JAMKOPNAS 2026 mampu melahirkan kader-kader koperasi mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, serta siap menjadi agen perubahan dalam membangun ekonomi Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Seed of Change: Youth Cooperatives Cultivating Culture, Nature, and Community for a Sustainable Future”, JAMKOPNAS 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya gerakan koperasi mahasiswa yang semakin modern tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong sebagai identitas bangsa.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, koperasi mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan, Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, kepemimpinan, serta komitmen membangun perekonomian nasional melalui gerakan koperasi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.