Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menghadiri kegiatan Akad Massal KUR 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Universitas Udayana, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat ekonomi rakyat melalui pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional.
Ia menilai akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) itu menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Saya sangat bangga bisa menyaksikan akad massal KUR di Bali dengan penuh semangat. Angkanya tidak main-main, besar semuanya. Saya yakin dengan KUR ini ekonomi UMKM Bali akan semakin bangkit dan naik kelas,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.
Bali Jadi Contoh Ekosistem UMKM Nasional
Cak Imin menilai, Bali berhasil membangun ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif yang tumbuh secara kolaboratif. Karena itu, pemerintah ingin menjadikan Bali sebagai model pengembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah Indonesia.
“Kita ingin ekosistem ekonomi yang menumbuhkembangkan UMKM dan ekonomi kreatif di Bali ini terus diperbanyak dan menjadi contoh di seluruh provinsi di tanah air,” ujarnya.
Ia juga mengajak kementerian, lembaga, sektor perbankan, lembaga jasa keuangan, dan pemerintah daerah memperkuat kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan UMKM nasional.
UMKM Butuh Dukungan Pembiayaan Produktif
Cak Imin menegaskan mayoritas pelaku UMKM membutuhkan akses pendanaan untuk mengembangkan usaha secara produktif. Karena itu, pemerintah meminta dukungan sektor perbankan terus diperkuat dengan pendekatan yang tepat sasaran. Selain akses modal, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk dan jasa kreatif agar UMKM Indonesia mampu mempertahankan kepercayaan pasar.
“Kita mengajak UMKM untuk terus menjaga kualitas produk dan jasa kreatifnya agar pasar tetap terjaga dengan baik,” ucap dia.
Prabowo Dorong Kolaborasi dan Riset untuk UMKM
Muhaimin menyebut Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor agar UMKM dan ekonomi kreatif tidak hanya mendapat fasilitas pembiayaan, tetapi juga dukungan riset dan inovasi.
“Riset-riset yang ada harus bisa membuka jalan bagi UMKM kita menelusuri langkah sukses dan mempercepat pertumbuhan usahanya,” tutur dia.
Pemerintah Luncurkan SAPA UMKM
Pada kesempatan yang sama, pemerintah melalui Kementerian UMKM melakukan soft launching layanan terpadu satu pintu bertajuk SAPA UMKM. Program tersebut menghadirkan platform layanan terintegrasi yang memungkinkan pelaku UMKM mengakses pembiayaan, pemasaran, pelatihan, hingga layanan pembukuan dan keuangan dalam satu sistem.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah mendorong sistem tersebut untuk mempermudah pelayanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia.
“Sistem ini diarahkan oleh pemerintah era Pak Prabowo untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada seluruh UMKM di tanah air,” ujar Maman.
UMKM Didorong Jadi Fondasi Ekonomi Nasional
Melalui penguatan akses pembiayaan, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi layanan, pemerintah berharap UMKM Indonesia terus tumbuh dan naik kelas. Pemerintah juga menargetkan UMKM menjadi fondasi utama ketahanan ekonomi nasional sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi rakyat.
