Bekasi — Mengawali tahun 2026, Komunitas Pimpong Sepuluh Sebelas (Kopi Sebel) menggelar Tour Mini sebagai ajang silaturahmi dan pemersatu komunitas Persatuan Tenis Meja (PTM) di Kota Bekasi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (16/1/2026) mulai pukul 15.00 WIB.

Melalui ajang tersebut, Kopi Sebel mempertemukan 13 PTM dari berbagai wilayah di Kota Bekasi untuk bertanding sekaligus mempererat jejaring kebersamaan antarkomunitas. Adapun PTM yang ambil bagian antara lain PTM Klanceng, PTM Puun Capy, PTM Graha 10, PTM Cikunir 21, PTM Cherry, PTM Slash, PTM Delta, PTM Tupat, PTM Blink, PTM Alhikmah, PTM NTT, PTM Lampiri, dan PTM Pendopo.

Ketua Kopi Sebel, Alius Azis, menegaskan bahwa Tour Mini lahir dari semangat merawat persaudaraan antarpegiat tenis meja.

“Pimpong itu bukan sekadar olahraga, tetapi ruang berkumpul warga. Lewat Tour Mini ini, kami ingin semua komunitas saling mengenal dan tetap guyub,” ujar Alius.
Senada dengan itu, Pembina Kopi Sebel, Iwan Pacok, mendorong seluruh peserta menjadikan ajang ini sebagai sarana kompetisi sehat sekaligus pembinaan atlet lokal.

“Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting, setiap pertandingan harus melahirkan kegembiraan, sportivitas, dan semangat belajar,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, PTM Klanceng dipercaya menjadi tuan rumah dan membuka ruang perjumpaan lintas komunitas. Ketua PTM Klanceng, Rudi Hardaya, memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan komunitasnya kepada seluruh member Kopi Sebel.

“Kami ingin PTM Klanceng menjadi rumah bersama bagi pecinta pimpong, sekaligus tempat anak-anak muda tumbuh mencintai olahraga ini,” ungkap Rudi.
Ia juga berharap keberadaan PTM Klanceng yang berlokasi di Taman Cikunir Indah RW 011 RT 001, Kelurahan Jakamulya, dapat menarik minat generasi muda untuk aktif berolahraga.

Diketahui, PTM Klanceng berdiri sejak 30 Mei 2024 dan membangun gedung latihan sendiri pada 2 November 2025 sebagai pusat aktivitas. Saat ini, komunitas tersebut memiliki 37 member aktif yang rutin berlatih dan mengikuti berbagai pertandingan.

Meski dua regu tuan rumah harus mengakui keunggulan lawan, semangat dan optimisme tetap terjaga di antara seluruh peserta.
Tour Mini Kopi Sebel pun menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata mengejar prestasi, melainkan merawat persaudaraan, kebahagiaan, dan sportivitas sebagai ruh utama olahraga tenis meja di Kota Bekasi.