Bekasi – Lurah Bojong Menteng, Kodriana, S.Sos., M.Si., yang akrab disapa Bang Odie, turun langsung meninjau kondisi sosial warga di lingkungan RW 06, Kelurahan Bojong Menteng, Kota Bekasi, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah kelurahan untuk memastikan kondisi sosial masyarakat terdata dan tertangani dengan baik, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Dalam kunjungan lapangan itu, Bang Odie didampingi Ketua RW 06 Ardi serta perwakilan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kelurahan Bojong Menteng, Jamaluddin.
Hasil peninjauan menemukan sejumlah warga yang tergolong anak yatim serta penyandang disabilitas dengan kondisi ekonomi dan kesehatan yang memprihatinkan. Lurah Bojong Menteng pun menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga sekaligus melihat kondisi tempat tinggal mereka.
“Inilah kondisi nyata di lapangan. Di lingkungan kami masih terdapat warga yang mengalami keterbatasan ekonomi dan persoalan sosial yang perlu segera mendapat perhatian,” ujar Bang Odie.
Ia mengaku prihatin atas realitas sosial yang masih dihadapi sebagian warga di wilayahnya dan menegaskan perlunya langkah cepat serta terukur dari seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai tindak lanjut awal, Bang Odie menginstruksikan Puskesos untuk segera melakukan langkah administratif guna mengupayakan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. Salah satunya melalui pengajuan permohonan bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pengurus RT dan RW dalam menangani persoalan sosial di tingkat akar rumput. Menurutnya, RT dan RW merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil warga di wilayahnya.
Bang Odie juga berharap lembaga-lembaga sosial terkait dapat merespons temuan tersebut secara serius agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Diperlukan koordinasi yang lebih intens agar penanganan masalah sosial, khususnya bagi warga dhuafa, anak yatim, dan penyandang disabilitas, tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi solusi jangka panjang,” tutupnya.