BEKASI – Pemerintah Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Jatiasih Peduli sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Kegiatan penggalangan bantuan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bekasi.

Aksi kemanusiaan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, serta Misbahudin, SE, Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi VI, sebagai bentuk dukungan moril dan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Camat Jatiasih, Dian Herdiana, menegaskan bahwa penggalangan bantuan ini berangkat dari rasa empati terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana dan mengalami kehilangan besar.

“Yang pertama tentu kita harus punya empati. Saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh benar-benar mengalami musibah. Bukan hanya kehilangan harta benda, bahkan ada yang kehilangan nyawa,” ujar Dian Herdiana.

Ia menjelaskan, inisiatif penggalangan bantuan tersebut murni berasal dari Kecamatan Jatiasih, sebagai respons cepat atas kondisi kemanusiaan yang terjadi di wilayah terdampak bencana. Namun demikian, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pimpinan Pemerintah Kota Bekasi.

“Inisiatif ini murni dari kecamatan. Alhamdulillah, ada dukungan dari pimpinan melalui surat edaran sehingga gerakan ini bisa berjalan lebih luas dan terkoordinasi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Kecamatan Jatiasih melibatkan berbagai unsur, mulai dari RT dan RW, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga warga, untuk bersama-sama berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami turun langsung mengajak RT, RW, dan seluruh elemen masyarakat agar berempati. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi,” kata Dian.

Ia menyebutkan, dalam waktu sekitar satu minggu sejak diinisiasi pada awal Desember 2025, bantuan yang terkumpul berasal dari berbagai komponen masyarakat di wilayah Kecamatan Jatiasih dan masih berpotensi bertambah hingga malam hari.

“Sampai saat ini bantuan terus masuk. Kami juga mengundang RT dan RW untuk hadir langsung dan menyalurkan donasi secara langsung,” ucapnya.

Terkait mekanisme penyaluran bantuan, Dian Herdiana menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dihimpun melalui rekening resmi Patriot Peduli milik Pemerintah Kota Bekasi, sebagaimana mekanisme yang berlaku di seluruh kecamatan.

“Nantinya bantuan ini akan dihimpun melalui Patriot Peduli. Selanjutnya, Bapak Wali Kota Bekasi yang akan menyampaikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dian menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi memiliki harapan agar bantuan tersebut tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan.

“Harapannya, bantuan dari Kota Bekasi bisa menjadi jejak kebaikan, misalnya untuk pembangunan sarana ibadah, sarana pendidikan, maupun sarana kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh,” terangnya.

Untuk Kecamatan Jatiasih, Dian menegaskan pihaknya akan sepenuhnya mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.

“Pada prinsipnya, kami mengikuti kebijakan pemerintah kota. Apapun bentuk bantuannya, kami siap mendukung dan mengawal,” tegasnya.

Gerakan Jatiasih Peduli menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat Kecamatan Jatiasih terhadap korban bencana alam, sekaligus memperkuat semangat gotong royong lintas elemen di Kota Bekasi.