JAKARTA — Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko meminta jajaran TNI memperkuat profesionalisme keprajuritan, menjaga kecintaan rakyat, dan meningkatkan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya.
LMoeldoko menyampaikan pesan tersebut ketika menerima kunjungan anjangsana Pasahli Tk. III Bidang Banusia Panglima TNI Laksda TNI Donny Suharto bersama rombongan di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026)
Pertemuan itu mengusung semangat silaturahmi menjelang peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus membuka ruang dialog mengenai pengabdian dan masa depan institusi.
Moeldoko Soroti Profesionalisme dan Kesejahteraan Prajurit
Laksda TNI Donny Suharto hadir bersama Brigjen TNI Wisnu Herlambang dalam kunjungan kepada salah satu senior TNI tersebut.
Keduanya membangun dialog hangat mengenai perjalanan pengabdian, kehidupan keprajuritan, serta berbagai tantangan yang menghadang TNI ke depan.
Dalam kesempatan itu, Donny menyampaikan terima kasih kepada Moeldoko atas kesediaannya menerima kunjungan di tengah kesibukan.
“Terima kasih atas kesediaan Bapak, di sela-sela kesibukan bisa menerima kami,” ujar Laksda TNI Donny Suharto.
Selanjutnya, Moeldoko menyampaikan pesan kepada jajaran TNI agar terus menjaga nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia menekankan pentingnya penguatan profesionalisme sebagai bagian dari tanggung jawab prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jaga dan tingkatkan profesionalisme keprajuritan, jadilah TNI yang dicintai rakyat, tingkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” kata Moeldoko.Pesan tersebut mencakup tiga perhatian utama, yaitu profesionalisme prajurit, hubungan TNI dengan rakyat, dan kesejahteraan personel beserta keluarganya.
Anjangsana Perkuat Hubungan TNI dengan Para Sesepuh
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi jajaran TNI kepada para senior dan sesepuh menjelang HUT ke-81 TNI.
Melalui dialog antargenerasi, kegiatan itu membuka kesempatan bagi jajaran TNI untuk berbagi pengalaman dan memahami nilai-nilai pengabdian para pendahulu.
Selain itu, pertemuan tersebut mempererat ikatan kekeluargaan antara prajurit aktif dan mantan pimpinan TNI.
LTradisi anjangsana juga menghadirkan ruang refleksi mengenai keberlanjutan profesionalisme TNI dalam menghadapi perkembangan tantangan tugas.
Jajaran TNI terus menjaga hubungan dengan para sesepuh sebagai bagian dari upaya merawat nilai pengabdian dan semangat kebersamaan.
Kegiatan itu sekaligus memperkuat komitmen institusi untuk mempertahankan profesionalisme keprajuritan serta perhatian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarga.