Jakarta, – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Sugandi, menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dinilainya telah membawa dampak positif bagi masyarakat Papua, khususnya dalam pemerataan program pemerintah dan akses energi hingga ke wilayah pelosok.

Hal tersebut disampaikan Sugandi saat menghadiri kegiatan Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diselenggarakan pada hari Kamis (22/10/2026) Gedung Museum Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI) Jalan H.R. Rasuna Said Setiabudi, Jakarta Selatan, atas undangan Ketua Umum DPP Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, dalam wawancara dengan awak media.

Sugandi mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus komitmen untuk memperkuat persatuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.

“Kami hari ini hadir atas undangan Ketua Umum DPP Gerakan Cinta Prabowo, Bapak H. Kurniawan, untuk menghadiri pertemuan ini. Kami berkumpul bersama untuk menyatukan rakyat dari seluruh Indonesia. Ke depan, seluruh DPC Gerakan Cinta Prabowo di Indonesia diharapkan semakin solid dan bersatu dalam mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk dua periode,” ungkap Sugandi.

Menurutnya, selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, masyarakat Papua mulai merasakan sejumlah manfaat dari program pemerintah, terutama dalam sektor pertanian dan energi, termasuk minyak dan gas bumi (migas).

Ia menilai, salah satu kebijakan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua adalah program BBM Satu Harga. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menghadirkan keadilan dan pemerataan akses energi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

Sugandi menegaskan bahwa pemerataan harga BBM bukan sekadar kebijakan ekonomi, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah terpencil dan daerah dengan tantangan geografis yang berat.

“Selama dua tahun kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami di Papua sangat terbantu. Baik dari sektor pertanian maupun migas. Setelah beliau menjabat sebagai presiden, kami merasakan distribusi dan pemerataan program pemerintah semakin baik, termasuk ketersediaan BBM bagi masyarakat di desa-desa maupun perkotaan,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus terhadap kebijakan BBM Satu Harga yang menurutnya memberikan manfaat besar hingga wilayah pegunungan Papua.

“Kalau di Jakarta harga Pertalite Rp10 ribu per liter, maka di Papua, bahkan sampai ke wilayah pegunungan, masyarakat juga bisa menikmati harga yang sama. Inilah yang kami rasakan sebagai bentuk pemerataan program pemerintah. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sugandi berharap kebijakan pemerataan pembangunan dan energi tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan. Menurutnya, masyarakat Papua membutuhkan keberlanjutan program-program strategis pemerintah agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara merata.

Ia juga berharap Gerakan Cinta Prabowo dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat lintas daerah untuk menyampaikan aspirasi rakyat sekaligus mengawal berbagai program pemerintah agar berjalan optimal.

Bagi Sugandi, pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas nasional, sehingga masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan maupun pelosok, termasuk Papua Barat, memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati pelayanan dan fasilitas negara.

“Harapan kami, program-program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua dapat terus dilanjutkan. Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali,” tutupnya.

Melalui momentum Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut, Sugandi menegaskan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat dukungan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.