Personel Badan SAR Nasional (Basarnas) dari Kantor SAR Jakarta didukung Potensi SAR berhasil menemukan SS (5) bocah perempuan yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Cianten, di wilayah Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/6).

Korban ditemukan sekitar pukul 10.13 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.

Bocah malang tersebut ditemukan saat tim SAR gabungan melakukan pencarian lanjutan di aliran Sungai Cianten. Upaya pencarian dilakukan menggunakan metode ESAR dan penjaringan hingga kawasan Leuwi Badak.

Saat proses pencarian berlangsung, warga yang sedang melakukan aktivitas penggalian pasir menemukan sesosok tubuh mungil yang muncul dari area galian di sekitar sungai.

Mendapatkan informasi tersebut, tim SAR segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

Setelah tiba di lokasi, tim memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan SS yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di sela-sela bebatuan. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke darat dan dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban dapat ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Desiana Kartika Bahari, S.E., M.H., QGIA., QIA., Kepala Kantor SAR Jakarta.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain Unit Siaga SAR Bogor, 112 Command Center Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, Polsek Cibungbulang, Damkar Sektor Leuwiliang, Tagana, Rentek Rescue Indonesia, Pandawa Rescue, CRC, RPAI, Drone Mata Garuda, APPI, RAPI Leuwiliang, Redkar Leuwiliang, Satpol PP Cibungbulang, Saka Kartikawira Kodim 0606 Kota Bogor, PMI Kabupaten Bogor, serta Regaci.

Diketahui peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 12.20 WIB. Saat itu korban berada di tepi Sungai Cianten kawasan Cirangkong Riverside bersama ibunya yang sedang mencuci pakaian. Korban kemudian berenang di aliran sungai. Diduga akibat arus sungai yang cukup deras, korban kehilangan kendali dan terseret arus hingga hanyut dari lokasi kejadian