JAMBI — PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas kepada warga Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
Perusahaan menyalurkan bantuan tersebut melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) untuk mendorong pendapatan alternatif masyarakat sekitar wilayah operasional.
PTPN IV PalmCo memberikan 1.000 bibit kepada warga Desa Merbau dan 500 bibit kepada warga Desa Sungai Tawar.
Program tersebut sekaligus menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan upaya menjaga keberlanjutan ekosistem gambut.
Perusahaan memilih nanas atau Ananas comosus karena tanaman tersebut mampu beradaptasi dengan karakteristik lahan gambut yang memiliki tingkat keasaman tertentu.
Selain itu, nanas memiliki peluang ekonomi melalui penjualan buah segar maupun pengembangan berbagai produk olahan bernilai tambah.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan menempatkan pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional sebagai salah satu prioritas.
“Pemberdayaan masyarakat desa yang berdampingan dengan wilayah operasional adalah salah satu prioritas kami,” ujar Jatmiko di Jakarta.
Menurut Jatmiko, bantuan tersebut tidak hanya memberikan peluang ekonomi, tetapi juga mendukung pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan.
“Kami berharap komoditas ini dapat dikelola dengan baik sehingga mampu menjadi pilar pendapatan alternatif bagi warga,” katanya.
Melalui program tersebut, perusahaan berharap masyarakat dapat mengembangkan potensi lokal sekaligus memperoleh sumber pendapatan tambahan dari sektor pertanian.
Warga Sambut Positif Program Bibit Nanas
Masyarakat penerima manfaat menyambut positif penyaluran bibit nanas tersebut karena menilai komoditas itu sesuai dengan karakteristik lahan setempat.
Perwakilan masyarakat Desa Merbau, Khairul Anwar, menyampaikan apresiasi atas perhatian PTPN IV PalmCo terhadap kebutuhan ekonomi warga.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan bibit nanas dari PTPN IV,” tutur Khairul.
Ia berharap masyarakat dapat mengelola tanaman tersebut secara optimal sehingga hasil panen mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.
“Tanaman ini cocok dengan kondisi lahan di sini, dan kami berharap hasil panennya nanti bisa membantu menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin, menilai dukungan perusahaan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan dunia usaha.
“Mewakili warga Desa Sungai Tawar, kami berterima kasih atas dukungan dari PTPN IV,” kata Bustanul.
Ia memastikan pemerintah desa bersama masyarakat siap mendukung pengelolaan bantuan agar program tersebut memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
“Kami siap mendukung pengelolaannya agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga,” ungkapnya.
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
PTPN IV PalmCo menempatkan program tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Perusahaan mengarahkan program TJSL untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Sebelumnya, PTPN IV PalmCo juga menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi dan UMKM di sejumlah wilayah operasional perusahaan.
Perusahaan, misalnya, memberikan pelatihan pengolahan ikan lele kepada 50 perempuan untuk mengembangkan produk pangan bernilai tambah.
Selain itu, perusahaan menggelar baking class gratis bagi 50 pelaku UMKM dan warga untuk membuka peluang usaha baru di bidang kuliner.
PTPN IV PalmCo juga mendorong sektor industri kreatif dan pertukangan melalui dukungan modal serta pembinaan bagi masyarakat di Kabupaten Kampar, Riau.
Program tersebut membantu sentra pandai besi meningkatkan kapasitas produksi hingga sepuluh kali lipat, berdasarkan keterangan perusahaan.
Ke depan, PTPN IV PalmCo menyatakan akan terus mengembangkan program pemberdayaan yang menyesuaikan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.
Perusahaan juga menargetkan keberlanjutan program agar pertumbuhan ekonomi masyarakat berjalan beriringan dengan keberlanjutan operasional bisnis.
Melalui penyaluran 1.500 bibit nanas tersebut, PTPN IV PalmCo mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan sekaligus membangun sumber pendapatan alternatif.
Program itu juga memperlihatkan upaya perusahaan menghubungkan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan gambut.