Tangerang — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menggelar Apel Kesiapsiagaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 pada Jumat, 12 Desember 2025, di Terminal 2 Kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kegiatan ini menjadi rangkaian utama dalam memastikan pelayanan keimigrasian berjalan optimal di tengah prediksi lonjakan arus penumpang yang selalu meningkat signifikan setiap memasuki akhir tahun.

Apel dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, Pamuji Raharja, dengan dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, para pejabat struktural, serta ratusan personel dari berbagai bidang teknis. Kehadiran seluruh unsur tersebut menandakan kesiapan total Imigrasi Soetta dalam pengamanan, pelayanan, pengawasan, dan dukungan teknologi sepanjang periode Nataru.

Periode Nataru: Momentum Paling Sibuk dalam Layanan Keimigrasian

Dalam amanatnya, Pamuji Raharja menekankan bahwa Nataru selalu menjadi masa dengan traffic penumpang tertinggi dalam setahun. Karena itu, seluruh lini wajib bekerja lebih cepat, responsif, dan presisi.

“Masa Nataru adalah periode dengan intensitas tinggi. Kanim Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama negara memiliki peran vital dalam menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Setiap bidang harus memahami instruksi secara teknis, menjalankannya dengan disiplin, dan memastikan tidak ada gangguan pada pelayanan,” ucapnya.

Pamuji juga menggarisbawahi pentingnya kesiapan seluruh unit pelayanan mulai dari Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Intelijen dan Penindakan, hingga Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM) yang menjadi tulang punggung kelancaran sistem di lapangan.

“Layanan darurat paspor dan izin tinggal wajib berjalan sesuai prosedur. Penguatan personel di TPI harus konsisten. Titik rawan perlu dipantau intensif. Sistem harus stabil. Semua ini adalah bentuk kehadiran Imigrasi dalam melayani masyarakat selama libur hari raya,” tegasnya.

Penguatan Pemeriksaan: 500 Petugas Disiagakan, Teknologi Didorong Maksimal

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menjelaskan bahwa peningkatan pengamanan dan pelayanan tahun ini dirancang berdasarkan proyeksi lonjakan penumpang internasional dan domestik yang signifikan.

“Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Imigrasi Soekarno-Hatta memastikan seluruh layanan, termasuk layanan darurat paspor dan izin tinggal, tetap berjalan. Kami mengoptimalkan alur pemeriksaan dengan komposisi 70% autogate dan 30% konter manual sebagai antisipasi jika terjadi kendala pada autogate,” jelasnya.

Menurut Galih, lebih dari 500 petugas TPI diterjunkan dan dibagi ke dalam empat unit utama dengan dukungan teknologi seperti:

  • Seamless Corridor Gate untuk mempercepat alur kedatangan
  • Segway untuk mobilitas patroli yang lebih lincah
  • Autopad sebagai perangkat pendukung pemeriksaan
  • Bodycam untuk memastikan pengawasan personal yang transparan

Tidak hanya itu, Imigrasi Soetta juga meningkatkan kesiapan ruang kontrol, komunikasi antarunit, dan stabilitas sistem informasi agar tidak terjadi gangguan selama puncak mobilitas liburan.

Galih turut mengimbau seluruh pelaku perjalanan agar mempersiapkan dokumen dengan baik, termasuk mengisi aplikasi All Indonesia sebelum tiba di Bandara Soekarno-Hatta untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Manfaat Langsung untuk Publik di Puncak Perjalanan Akhir Tahun

Kesiapsiagaan ini dirancang untuk menjawab tiga kebutuhan utama masyarakat: kecepatan layanan, kepastian prosedur, dan keamanan perlintasan.

Manfaat yang diharapkan antara lain:

  • Meminimalkan antrean dan penumpukan penumpang
  • Memastikan arus kedatangan dan keberangkatan tetap lancar
  • Menjamin ketersediaan layanan darurat paspor dan izin tinggal
  • Memperkuat pengawasan orang asing di titik rawan
  • Menekan potensi gangguan teknis berkat kesiapan sistem dan perangkat

Dengan pendekatan menyeluruh — dari pelayanan frontliner hingga dukungan backend — Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan yang cepat, pasti, profesional, dan humanis selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Komitmen untuk Layanan Maximum Service, Zero Disruption

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Imigrasi Soekarno-Hatta menegaskan kesiapan total menghadapi periode Nataru yang selalu menjadi tantangan tahunan. Seluruh langkah, baik operasional maupun teknologi, disusun agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.

Imigrasi Soekarno-Hatta menutup kegiatan dengan memastikan seluruh personel memahami instruksi detail, sehingga layanan keimigrasian dapat berjalan tanpa hambatan sepanjang puncak liburan akhir tahun.