Tangerang – Potensi tawuran dan gangguan keamanan di wilayah Tangerang Selatan dan Tangerang Kota masih menjadi perhatian serius aparat. Untuk menekan risiko tersebut, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggencarkan patroli dini hari dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, Jumat (27/3/2026).
Patroli yang dilakukan saat jam-jam rawan ini menyasar sejumlah titik strategis yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja, seperti Jalan RE Martadinata, Boulevard Bintaro, MH Thamrin, hingga kawasan Raya Serpong.
Tidak sekadar berkeliling, personel juga melakukan patroli dialogis dengan warga serta berkoordinasi dengan Polsek Pamulang. Pendekatan ini dinilai penting untuk membaca potensi gangguan sejak dini sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa Operasi Pekat Jaya bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret dalam meredam potensi konflik sosial yang bisa berkembang lebih besar.
“Patroli ini kami fokuskan pada titik-titik rawan. Tujuannya jelas, mencegah sebelum terjadi. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, terutama pada waktu-waktu yang rentan terjadi gangguan,” ujarnya.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah terpantau kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Meski demikian, aparat menegaskan bahwa kewaspadaan tetap menjadi kunci, mengingat dinamika keamanan bisa berubah sewaktu-waktu.
Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka di malam hari. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting dalam memutus rantai potensi tawuran yang kerap melibatkan kelompok remaja.