Jakarta Utara, 5 Agustus 2026 – Polsek Metro Penjaringan menggagalkan dugaan tawuran antarpelajar setelah personelnya mengamankan tujuh pelajar dan menyita empat senjata tajam dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Rabu (5/8/2026) malam.

Petugas menemukan kelompok pelajar tersebut di Jalan Kamal Muara, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, saat memperkuat patroli pada sejumlah titik rawan gangguan keamanan.

Polisi menduga kelompok itu bersiap melakukan tawuran setelah petugas menemukan empat senjata tajam ketika memeriksa lokasi.

Perwira Pengawas AKP Asman Hadi, S.H., yang menjabat Kasubnit III Reskrim, memimpin patroli bersama sembilan personel Polsek Metro Penjaringan.

Personel memulai patroli sekitar pukul 23.10 WIB menggunakan satu kendaraan dinas untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi preventif Polsek Metro Penjaringan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

Personel Fokus Awasi Kawasan Rawan

Personel mengawali patroli dari kawasan Pluit Selatan Raya sebelum bergerak menuju Muara Baru dan Pos Pantau Muara Baru.

Selanjutnya, petugas menyisir Rusun Muara Baru, Waduk Pluit, Pluit Timur, Pluit Raya, serta kawasan Jembatan Tiga.

Patroli berlanjut menuju Bandengan Utara, Kertajaya, Pos Pantau Kertajaya, Bandengan Selatan, Gedong Panjang, dan Pos Pantau Gedong Panjang.

Setelah menyelesaikan penyisiran, personel kembali menuju Pluit Selatan Raya sebagai titik akhir patroli.

Sepanjang rute, petugas mengawasi lokasi yang sering menjadi tempat berkumpul remaja pada malam hari.

Personel juga memantau jalur yang kerap menjadi lintasan balap liar, aktivitas geng motor, dan pelaku kejahatan jalanan.

Selain itu, petugas mengontrol sejumlah lokasi yang berpotensi memicu gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Saat melintas di Jalan Kamal Muara, personel melihat sekelompok pelajar berkumpul di tepi jalan.

Petugas segera menghampiri kelompok tersebut, memeriksa situasi, lalu melakukan pemeriksaan terhadap para pelajar.

Pemeriksaan itu mengungkap keberadaan empat senjata tajam yang berada di sekitar lokasi.

Polisi kemudian membawa tujuh pelajar beserta barang bukti ke Polsek Metro Penjaringan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik mendalami asal-usul senjata tajam, motif para pelajar berkumpul, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Patroli Berlanjut Tekan Tawuran

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P. menegaskan jajarannya akan terus meningkatkan intensitas patroli KRYD di seluruh wilayah Penjaringan.

Ia menyatakan langkah preventif menjadi cara efektif untuk menekan tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan.

Menurutnya, kehadiran polisi secara konsisten mampu mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tawuran maupun kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan. Patroli KRYD akan terus kami tingkatkan untuk menekan angka street crime sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKBP Agta Bhuwana Putra.

Kapolsek juga mengajak orang tua memperkuat pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika mereka berada di luar rumah pada malam hari.

Ia berharap keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian terus membangun sinergi untuk mencegah remaja terlibat tawuran maupun tindakan melanggar hukum.

Melalui patroli KRYD yang berlangsung rutin, Polsek Metro Penjaringan berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus memperkuat perlindungan terhadap masyarakat di wilayah Jakarta Utara.