BEKASI — Personel Brimob Batalyon D Pelopor mencegah keributan antar pemuda saat menjalankan patroli rayonisasi di Kabupaten Bekasi, Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Patroli berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan berbagai potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Aipda Slamet memimpin patroli tersebut dengan melibatkan 10 personel Brimob Batalyon D Pelopor.

Petugas menyisir sejumlah jalur dan kawasan yang masuk wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kabupaten untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.

Rute patroli mencakup Deltamas, AEON Mall, Sukamahi, Orange County–Meikarta, Tegal Gede, Pasir Sari, hingga Mangun Harja dan Cibarusah.

Selanjutnya, personel bergerak menuju Perjuangan, Imam Bonjol, Gatot Subroto, Lemah, Graha Asri, Pamahan, Citarik, dan Mekarmukti.

Patroli kemudian berlanjut ke kawasan Jababeka hingga GOR Wibawa Mukti dengan mengutamakan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat.

Brimob dan Polres Metro Bekasi Bersinergi

Saat berada di kawasan Orange County–Meikarta, personel Brimob bergabung dengan patroli Polres Metro Bekasi Kabupaten.

Wakapolres Metro Bekasi Kabupaten AKBP Angga Dewanto Basari memimpin patroli gabungan tersebut untuk mengantisipasi potensi keributan.

Petugas kemudian mengambil langkah pencegahan ketika menemukan keributan kecil antar pemuda di kawasan Meikarta.

Melalui pendekatan langsung dan koordinasi di lapangan, petugas menyelesaikan persoalan tersebut secara damai tanpa menimbulkan gangguan lebih besar.

Selain itu, personel Brimob menjalankan patroli secara mobile dengan melibatkan pihak keamanan kawasan dalam pemantauan situasi.

Petugas juga memeriksa sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya pemuda hingga menimbulkan gangguan keamanan.

Langkah tersebut menunjukkan pendekatan preventif aparat dalam mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tawuran atau aksi kekerasan.

“Kami mengutamakan langkah pencegahan agar setiap potensi gangguan dapat segera kami kendalikan,” demikian semangat patroli yang dijalankan personel di lapangan.

Hingga patroli berakhir pada Minggu dini hari, kondisi wilayah Kabupaten Bekasi secara umum tetap aman dan kondusif.

Petugas tidak menemukan aktivitas balap liar selama kegiatan berlangsung di sejumlah kawasan yang menjadi sasaran patroli.

Sementara itu, keributan kecil di kawasan Meikarta dapat petugas selesaikan secara damai di lokasi.

Dengan demikian, persoalan tersebut tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih luas.

Patroli rayonisasi Brimob Batalyon D Pelopor selanjutnya menjadi bagian dari strategi preventif untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Bekasi.

Melalui patroli rutin, koordinasi lintas satuan, dan pemantauan langsung, aparat berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kehadiran personel Brimob di sejumlah kawasan yang memiliki potensi gangguan keamanan.

BEKASI, 23 AGUSTUS 2026 — Brimob Batalyon D Pelopor terus mengintensifkan patroli sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.