Jakarta, – Satria Adipati Nusantara (SAN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong generasi muda untuk mencintai Indonesia melalui seni dan kreativitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Lomba Pidato Tingkat Pelajar 2026 yang digelar pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertempat di MAL PGC Lantai 3A, Jl. Mayjen Sutoyo No. 76, Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Mengusung tema “Perwujudan Rasa Seni dan Kecintaan untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbicara, mengekspresikan gagasan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Ketua Umum Satria Adipati Nusantara, Moris Langelo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong generasi muda agar semakin mencintai negeri melalui apresiasi seni.

“Tujuannya yang pertama, saya ingin masyarakat, terutama anak generasi sekarang, lebih mencintai negeri lewat apresiasi seni. Begitu juga generasi-generasi muda kita agar lebih mencintai negeri,” ujar Moris dalam wawancara dengan awak media.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki semangat untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Lomba pidato ini bukan kali pertama digelar SAN. Kegiatan serupa telah dilaksanakan pada 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026.

“Acara ini terselenggara karena ingin mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebenarnya kegiatan ini sudah yang kedua. Pada 2025 kita buat, sekarang 2026 kita buat lagi, dan nanti 2027 kita buat lebih baik lagi,” tambahnya.

Selain perlombaan pidato, kegiatan ini turut memberikan ruang bagi para talent muda untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi mereka di bidang entertainment.

Salah satu perwakilan talent D’Bintang mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ketertarikan terhadap dunia seni, khususnya menari dan bernyanyi. Ia juga tergabung dalam komunitas dance dan melihat berbagai kegiatan sebagai kesempatan untuk terus mengasah kemampuan.

“Saya memang hobinya menari dan bernyanyi. Kebetulan saya juga tergabung di Thegruduk Dance. Saya suka dan ingin mencoba tantangan baru, salah satunya lebih on time dan lebih tepat waktu,” ungkapnya.

Ia berharap industri entertainment dan dunia talent di Indonesia dapat semakin berkembang sehingga para talenta muda memiliki ruang yang lebih luas untuk berkarya dan mewujudkan cita-cita.

“Harapan kita terhadap perkembangan industri entertainment dan talent di Indonesia, semoga ke depannya bisa lebih baik lagi, bisa menggapai mimpi kita dan mewujudkan cita-cita kita,” katanya.

Sementara itu, perwakilan talent D’Angel menyampaikan tekadnya untuk terus belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan berbagai kegiatan maupun event yang diikuti.

“Kita mau mencoba lebih baik lagi dan berkembang, serta beradaptasi. Misalnya ada event-event, kita terjun di talent. Saya sudah kurang lebih satu setengah tahun di dunia talent dan semoga bisa lebih berkembang lagi, lebih dikenal banyak orang, serta semakin banyak mendapatkan dukungan,” tuturnya.

Kehadiran para talent muda tersebut menjadi warna tersendiri dalam kegiatan SAN. Kreativitas, keberanian tampil, serta semangat untuk terus berkembang diharapkan dapat menjadi modal bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan industri kreatif di Indonesia.

Melalui Lomba Pidato Tingkat Pelajar 2026, Satria Adipati Nusantara tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga berupaya membangun ruang edukasi dan kreativitas bagi pelajar. Semangat mencintai negeri diharapkan tidak berhenti pada kata-kata dalam pidato, tetapi dapat diwujudkan melalui karya, prestasi, dan kontribusi nyata generasi muda bagi Indonesia.

SAN pun menargetkan penyelenggaraan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak pelajar dan generasi muda yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi, mengekspresikan kreativitas, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.