Bekasi – Acara yang laksanakan di GPIB Menara Kasih jln. Swatantra V No.55 RT 04 / RW 04 Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi turut hadir Camat Jatiasih Dian Herdiana, A.P., M.Si., dan Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H. dan Gomos Simanjuntak. SH., MH Kepala Sub Bagian Perundang Undangan Sekretariat DPRD Kota Bekasi

Rio R. Etwiory Ketua DPC Jatiasih Maluku Satu Rasa (M1R), menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan memperkuat silaturahmi antarumat serta antarsuku di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Menurut Rio, kegiatan silaturahmi yang digelar tersebut menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, khususnya bagi warga Maluku dan Indonesia Timur yang bermukim di Kota Bekasi. Ia berharap kegiatan semacam ini mampu memperkuat sinergi antarmasyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang.

“Harapan kami, masyarakat bisa saling bersinergi dan menjaga kebersamaan. Forum seperti ini penting sebagai ruang silaturahmi antarumat dan antarsuku,” ucapnya

Dalam kegiatan M1R membati santunan kepada Yayasan Pa Van Der Steur Yayasan Taman Transformasi Mental Rama Plaza Pondok Gede, panitia mengundang sekitar 200 tamu undangan. Namun antusiasme warga cukup tinggi sehingga jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 500 hingga 600 orang

Ia menyebutkan, kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, mulai dari Wali Kota Bekasi, perwakilan pemerintah daerah, hingga aparatur Kecamatan Jatiasih. Sejumlah organisasi kemasyarakatan di wilayah Jatiasih juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Puji Tuhan, dari pemerintah daerah dan kecamatan hadir. Organisasi-organisasi yang ada di Jatiasih juga kami undang,” Jelanya

Rio menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda perdana yang digelar oleh DPC Jatiasih M1R. Ke depan, pihaknya berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan dengan skala yang lebih besar.

“Ini acara pertama kami. Mudah-mudahan ke depan bisa ada kegiatan lanjutan dan lebih besar,” Tambahnya

Ia menilai Kota Bekasi selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang baik. Untuk menjaga hal tersebut, M1R berkomitmen menggelar berbagai kegiatan yang bersifat sosial, budaya, dan keagamaan secara berkelanjutan.

“Tidak hanya pada perayaan Natal. Ke depan, pada momen-momen lain seperti Lebaran pun kami berencana membuat kegiatan bersama,” tegasnya

Selain itu, Rio mengungkapkan bahwa DPC Jatiasih M1R telah aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti bantuan ke panti asuhan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana yang telah berjalan selama empat tahun.

Ia berharap keberagaman yang ada di Kota Bekasi, khususnya di Kecamatan Jatiasih, dapat terus dijaga agar tidak memicu konflik di tengah masyarakat.

“Kami ini minoritas. Harapan kami tidak ada konflik. Jangan sampai perbedaan ras dan agama menjadi sumber perpecahan,” tutupnya