Selain itu, PSI Kota Bekasi juga menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya. Menurut Tanti, seni dan budaya merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.

“Kami juga ada sekolah-sekolah gratis, di mana ada seni dan budaya,” ujarnya.

Program sosial juga menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan secara rutin. Tanti menjelaskan bahwa kegiatan sosial berupa pembagian bantuan atau pendapatan kepada masyarakat dilaksanakan secara berkala, yakni setiap tiga bulan.

“Kita melakukan sosial pembagian pendapatan setiap tiga bulan sekali,” tuturnya.

Di bidang kesehatan, PSI Kota Bekasi juga berupaya menghadirkan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Kita juga memberikan kesehatan, juga pemeriksaan kesehatan gratis Kota Bekasi,” kata Tanti.

Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi organisasi yang dilakukan PSI Kota Bekasi tidak hanya diarahkan untuk kepentingan internal partai, tetapi juga dibarengi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menatap Agenda Politik Nasional

Selain memperkuat struktur di tingkat daerah, PSI Kota Bekasi juga memandang pentingnya persiapan menghadapi agenda politik nasional.

Tanti menyebut bahwa perjuangan PSI tidak berhenti di tingkat daerah. Secara nasional, partai juga memiliki target untuk dapat memperoleh kursi di DPR RI atau lolos ke Senayan pada pemilu mendatang.

“Dan secara umumnya secara nasional di DPR RI untuk lolos ke Senayan nantinya,” ujar Tanti.

Target tersebut tentunya membutuhkan kerja organisasi yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah. Karena itu, konsolidasi melalui Rakorda dan pelantikan pengurus menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun kesiapan partai.

Bagi PSI Kota Bekasi, penguatan struktur di tingkat DPD, DPC, Biro hingga DPRT menjadi bagian dari strategi untuk memastikan mesin organisasi dapat bergerak secara efektif.

Bukan Sekadar Pelantikan, Tetapi Awal Kerja Nyata

Rakorda dan pelantikan pengurus PSI Kota Bekasi pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi awal dari kerja nyata seluruh jajaran pengurus dan kader dalam menjalankan program partai serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Dengan adanya pengurus yang telah dilantik secara berjenjang, komunikasi dan koordinasi diharapkan semakin solid. Setiap pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi organisasi sekaligus menjadi penghubung antara partai dan masyarakat.

Konsolidasi internal melalui bimtek, persiapan verifikasi faktual, penguatan struktur kepengurusan serta pelaksanaan program pendidikan, sosial, seni budaya dan kesehatan menjadi rangkaian langkah yang dilakukan PSI Kota Bekasi untuk memperkuat eksistensinya.

Tanti Herawati menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan terus dijalankan sesuai agenda yang telah disusun. Dengan semangat kebersamaan dan kerja organisasi yang terstruktur, PSI Kota Bekasi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Rakorda dan pelantikan pun menjadi penanda bahwa perjalanan PSI Kota Bekasi memasuki fase penguatan organisasi. Dari tingkat DPD hingga DPRT, seluruh jajaran diharapkan mampu bergerak bersama, membangun komunikasi yang aktif, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan konsolidasi yang semakin kuat di tingkat daerah dan target politik nasional untuk dapat menembus parlemen, PSI Kota Bekasi kini menatap tahapan berikutnya dengan optimisme.

Bagi jajaran pengurus, pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membuktikan bahwa kekuatan organisasi harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.