Kota Bekasi, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sekaligus Pelantikan Pengurus DPD, DPC, Biro hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) PSI Kota Bekasi, pada hari Sabtu (8/8/2026) di Mega Bekasi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi PSI Kota Bekasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kesiapan jajaran pengurus, serta menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik dan kepartaian ke depan.
Rakorda dan pelantikan tidak hanya menjadi agenda seremonial pergantian maupun pengukuhan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi dari tingkat kota hingga tingkat ranting, sekaligus memastikan seluruh kader memiliki pemahaman yang sama mengenai arah perjuangan partai.
Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati, S.H., M.H., mengatakan bahwa penguatan internal menjadi salah satu fokus utama yang terus dilakukan jajaran PSI Kota Bekasi.
Menurutnya, organisasi yang kuat harus dibangun melalui proses konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui bimbingan teknis atau bimtek bagi para pengurus dan kader.
“Yang pertama kita tadi ada bimbingan teknis, ada bimtek juga,” ujar Tanti Herawati saat diwawancarai awak media.
Menurut Tanti, kegiatan bimtek tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jajaran pengurus agar semakin memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing di dalam struktur organisasi PSI.
Selain bimtek, PSI Kota Bekasi juga melakukan langkah persiapan menghadapi proses verifikasi faktual. Tanti menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin menunggu hingga tahapan resmi dari penyelenggara pemilu dimulai, melainkan melakukan persiapan secara internal terlebih dahulu.
“Yang kedua kita juga melaksanakan verifikasi faktual. Belum ada dewan ya di Senayan, jadi kami nanti akan mengalami verifikasi faktual oleh KPU. Kami sudah mempersiapkan diri jauh sebelum nanti dikasih kesempatan oleh KPU,” jelasnya.
Langkah tersebut, kata Tanti, merupakan bentuk keseriusan PSI Kota Bekasi dalam memastikan kesiapan struktur dan kelengkapan organisasi. Verifikasi internal dilakukan sebagai upaya untuk mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki sehingga ketika tahapan resmi dilakukan, jajaran partai telah memiliki kesiapan yang lebih matang.
“Kami melakukan verifikasi faktual secara internal dahulu,” tambahnya.
Pelantikan Jadi Momentum Penguatan Struktur Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, Tanti juga menegaskan bahwa pelantikan pengurus PSI Kota Bekasi menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
Pelantikan pengurus DPD, DPC, Biro dan DPRT diharapkan mampu membuat roda organisasi semakin efektif. Dengan struktur yang semakin tertata, komunikasi antara pengurus di tingkat kota, kecamatan hingga ranting dapat berjalan lebih baik.
“Yang ketiga kami melakukan pelantikan pengurus Kota Bekasi,” ungkap Tanti.
Menurutnya, keberadaan pengurus di berbagai tingkatan merupakan modal penting bagi PSI untuk menjalankan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rakorda pun menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus memastikan agenda organisasi ke depan dapat dilaksanakan secara terarah.
Tanti menyampaikan bahwa program-program PSI Kota Bekasi telah disusun secara berkala dan akan terus dijalankan sesuai dengan agenda organisasi.
“Program kami per tahun, jadi tinggal menjalani saja,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai program sosial yang selama ini dilakukan PSI Kota Bekasi diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pendidikan, Sosial dan Kesehatan Jadi Perhatian
Tidak hanya berkutat pada aktivitas politik dan konsolidasi organisasi, PSI Kota Bekasi juga menaruh perhatian terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.
Salah satu program yang disebutkan Tanti adalah kegiatan pendidikan gratis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya PSI untuk membuka ruang pembelajaran dan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Selain itu, PSI Kota Bekasi juga menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya. Menurut Tanti, seni dan budaya merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Kami juga ada sekolah-sekolah gratis, di mana ada seni dan budaya,” ujarnya.
Program sosial juga menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan secara rutin. Tanti menjelaskan bahwa kegiatan sosial berupa pembagian bantuan atau pendapatan kepada masyarakat dilaksanakan secara berkala, yakni setiap tiga bulan.
“Kita melakukan sosial pembagian pendapatan setiap tiga bulan sekali,” tuturnya.
Di bidang kesehatan, PSI Kota Bekasi juga berupaya menghadirkan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Kita juga memberikan kesehatan, juga pemeriksaan kesehatan gratis Kota Bekasi,” kata Tanti.
Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi organisasi yang dilakukan PSI Kota Bekasi tidak hanya diarahkan untuk kepentingan internal partai, tetapi juga dibarengi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menatap Agenda Politik Nasional
Selain memperkuat struktur di tingkat daerah, PSI Kota Bekasi juga memandang pentingnya persiapan menghadapi agenda politik nasional.
Tanti menyebut bahwa perjuangan PSI tidak berhenti di tingkat daerah. Secara nasional, partai juga memiliki target untuk dapat memperoleh kursi di DPR RI atau lolos ke Senayan pada pemilu mendatang.
“Dan secara umumnya secara nasional di DPR RI untuk lolos ke Senayan nantinya,” ujar Tanti.
Target tersebut tentunya membutuhkan kerja organisasi yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah. Karena itu, konsolidasi melalui Rakorda dan pelantikan pengurus menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun kesiapan partai.
Bagi PSI Kota Bekasi, penguatan struktur di tingkat DPD, DPC, Biro hingga DPRT menjadi bagian dari strategi untuk memastikan mesin organisasi dapat bergerak secara efektif.
Bukan Sekadar Pelantikan, Tetapi Awal Kerja Nyata
Rakorda dan pelantikan pengurus PSI Kota Bekasi pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi awal dari kerja nyata seluruh jajaran pengurus dan kader dalam menjalankan program partai serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
Dengan adanya pengurus yang telah dilantik secara berjenjang, komunikasi dan koordinasi diharapkan semakin solid. Setiap pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi organisasi sekaligus menjadi penghubung antara partai dan masyarakat.
Konsolidasi internal melalui bimtek, persiapan verifikasi faktual, penguatan struktur kepengurusan serta pelaksanaan program pendidikan, sosial, seni budaya dan kesehatan menjadi rangkaian langkah yang dilakukan PSI Kota Bekasi untuk memperkuat eksistensinya.
Tanti Herawati menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan terus dijalankan sesuai agenda yang telah disusun. Dengan semangat kebersamaan dan kerja organisasi yang terstruktur, PSI Kota Bekasi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Rakorda dan pelantikan pun menjadi penanda bahwa perjalanan PSI Kota Bekasi memasuki fase penguatan organisasi. Dari tingkat DPD hingga DPRT, seluruh jajaran diharapkan mampu bergerak bersama, membangun komunikasi yang aktif, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat di tingkat daerah dan target politik nasional untuk dapat menembus parlemen, PSI Kota Bekasi kini menatap tahapan berikutnya dengan optimisme.
Bagi jajaran pengurus, pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membuktikan bahwa kekuatan organisasi harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.