Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak saat menghadiri kegiatan Roots Day di SMP Negeri 17 Kota Bekasi, Selasa (20/1/2026).

Dalam arahannya, Tri menekankan bahwa sekolah tidak boleh menjadi ruang yang menimbulkan rasa takut bagi peserta didik. Praktik perundungan dalam bentuk apa pun dinilai bertentangan dengan fungsi sekolah sebagai tempat tumbuh kembang anak.
“Sekolah harus menjadi ruang aman, nyaman, dan menyenangkan. Tidak boleh ada toleransi terhadap perundungan,” tegas Tri.

Ia menilai peran Agen Perubahan Anti Perundungan sangat strategis sebagai penggerak perubahan perilaku di lingkungan sekolah. Menurutnya, pencegahan perundungan harus dimulai dari sikap saling menghormati dan kepedulian antar siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Roots Day mengusung tema Akar Kebaikan Berbuah Persahabatan, Bersama Menolak Permusuhan dan Perundungan. Para siswa menyatakan komitmen untuk menanamkan nilai kebersamaan dan menolak segala bentuk kekerasan di sekolah

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan, penguatan budaya sekolah ramah anak membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pendidik, orang tua, hingga masyarakat. Melalui program Roots, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.