KOTA BEKASI – Peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan akses pendidikan, serta penyediaan fasilitas sosial menjadi aspirasi yang mendominasi kegiatan reses DPRD Kota Bekasi di RW 05 Kelurahan Bantargebang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Bantargebang Sowi Hidayatullah, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, dan warga setempat. Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai usulan, mulai dari kenaikan bantuan langsung tunai (BLT) kompensasi sampah, perluasan program beasiswa bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga kebutuhan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Lurah Bantargebang, Sowi Hidayatullah, mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dengan wakil rakyat sehingga berbagai kebutuhan warga dapat diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

“Reses menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan terarah. Kami dari kelurahan siap berkolaborasi serta mengawal aspirasi warga, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, pendidikan, lingkungan, dan kebutuhan ruang sosial masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wildan Fathurrahman memastikan seluruh usulan warga akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai dengan tingkat kewenangan masing-masing.

“Setiap aspirasi warga akan kami catat, kami pilah sesuai kewenangan, dan kami perjuangkan melalui jalur yang tepat. Baik yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pemerintah pusat,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu fokus yang terus diperjuangkan adalah pemerataan akses pendidikan, termasuk memperluas kesempatan memperoleh beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Di bidang pendidikan, kami terus mendorong pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan program beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu,” ucapnya.

Selain pendidikan, ia juga berkomitmen mengawal peningkatan pelayanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan peran generasi muda, serta pembangunan infrastruktur lingkungan yang dibutuhkan masyarakat.

“Lima bidang inilah yang telah, sedang, dan akan terus kami perjuangkan. Karena bagi kami, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja nyata, bukan hanya melalui janji,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai wilayah yang memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan sampah regional, Bantargebang perlu memperoleh perhatian yang lebih besar melalui pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bantargebang harus mendapatkan perhatian yang sepadan dengan kontribusinya. Warga harus merasakan pembangunan yang adil, pelayanan yang layak, ruang publik yang memadai, serta kesejahteraan yang nyata,” pungkasnya.