MUSTIKA JAYA – Persoalan bantuan sosial dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi pembahasan utama dalam Reses II Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia, S.H., M.M., yang digelar di Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Kota Bekasi Dr. Fikri, Sekretaris Camat Mustika Jaya, Lurah Mustika Jaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para pemangku kebijakan.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi IV menegaskan bahwa reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

“Kami hadir untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki DPRD,” ujarnya.

Menurutnya, hasil reses tidak berhenti sebagai catatan, melainkan akan dibawa ke pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti melalui program maupun kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Harapannya, aspirasi warga dapat menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Bekasi,” katanya.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sejumlah warga juga mengusulkan adanya peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kota Bekasi, Dr. Fikri, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki kualitas layanan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Kami terus melakukan pembenahan agar pelayanan sosial semakin baik. Apabila masih ada warga yang belum terdata atau membutuhkan penanganan, silakan berkoordinasi melalui pemerintah kelurahan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, aparatur wilayah, dan masyarakat dalam memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.

“Keberhasilan program sosial tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ungkapnya.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan banyaknya masukan yang disampaikan warga. Berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pengawalan DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.