JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memastikan festival musik internasional Scream or Dance 2026 tidak akan diselenggarakan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Keputusan tersebut muncul setelah Ancol menindaklanjuti aspirasi publik dan melakukan evaluasi terhadap rencana penyelenggaraan festival musik elektronik tersebut.

Ancol kemudian berkomunikasi dan berkoordinasi secara terbuka dengan pihak promotor untuk membahas berbagai aspek terkait rencana kegiatan.

Dari proses tersebut, Ancol dan promotor mencapai kesepahaman untuk tidak menyelenggarakan Scream or Dance 2026 di kawasan Ancol.

Ancol menyebut Scream or Dance sebagai acara musik elektronik yang berada pada peringkat ke-71 dunia.

“Kesepahaman ini merupakan hasil dialog yang saling menghormati dan mempertimbangkan berbagai aspek,” ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026.

Syahmudrian juga mengapresiasi keterbukaan, profesionalisme, dan itikad baik pihak promotor selama proses komunikasi berlangsung.

Menurut dia, kedua pihak membangun komunikasi secara terbuka hingga mencapai kesepahaman terkait lokasi penyelenggaraan festival tersebut.

Ancol Perkuat Penataan Event

Selain memastikan pembatalan penyelenggaraan Scream or Dance 2026 di kawasan Ancol, manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Ancol selanjutnya akan memperkuat penataan penyelenggaraan berbagai event di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Penataan tersebut mencakup pengaturan penjualan minuman beralkohol dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Ancol juga akan mempertimbangkan karakter kawasan serta aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam penyelenggaraan event.

Langkah itu menjadi bagian dari komitmen Ancol menjaga Taman Impian Jaya Ancol sebagai destinasi wisata dan rekreasi yang aman, nyaman, dan inklusif.

Manajemen juga menegaskan komitmennya mempertahankan karakter Ancol sebagai destinasi wisata keluarga bagi masyarakat.

“Ancol terus berkomitmen menjaga Taman Impian Jaya Ancol sebagai destinasi wisata dan rekreasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat,” demikian keterangan perusahaan.

Ancol menyatakan langkah penataan penyelenggaraan event juga diarahkan untuk mendukung Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat.