JAKARTA — TNI Angkatan Laut bersama United States Navy (US Navy) dan United States Coast Guard (USCG) menyinkronkan kesiapan unsur laut menghadapi fase maritim Super Garuda Shield (SGS) 2026.
Sinkronisasi berlangsung melalui Pre-Sail Conference di Hotel DoubleTree, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 3 September 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield ke-V Tahun 2026.
Dalam forum tersebut, seluruh unsur menyamakan persepsi terkait rencana pelayaran dan pelaksanaan latihan pada fase laut.
Kegiatan diawali dengan Operational Brief dan Maritime Synchronization untuk menyelaraskan rencana operasi seluruh unsur yang terlibat.
TNI AL menyiapkan KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646 sebagai unsur laut dalam latihan tersebut.
Sementara itu, USCG menyiapkan USCGC Charles Moulthrope-1141 dan USCGC Emlen Tunnell-1145.
TNI AL menunjuk Letkol Laut (P) Fanny Gunawan sebagai Navy Force Lead dalam pelaksanaan koordinasi unsur laut.
USCG kemudian menunjuk Commander Alex Stachel sebagai perwakilan dalam forum koordinasi tersebut.
Komandan KRI Beladau-643 Letkol Laut (P) Akbar Suthawijaya Malik turut mengikuti kegiatan bersama Komandan KRI Siwar-646 Letkol Laut (P) Mintono Hadi Suwanto.
Perkuat Interoperabilitas Maritim
Melalui konferensi tersebut, seluruh unsur membahas kesiapan operasi sebelum melaksanakan fase laut Latgabma SGS 2026.
Selain itu, peserta menyelaraskan prosedur komunikasi untuk memastikan koordinasi berjalan efektif selama latihan berlangsung.
Mereka juga membahas aspek keselamatan pelayaran guna mendukung kelancaran pergerakan seluruh unsur di wilayah latihan.
Selanjutnya, pembahasan interoperabilitas menjadi bagian penting untuk memastikan unsur TNI AL dan pasukan negara mitra mampu bekerja secara terpadu.
“Pre-Sail Conference menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan prosedur, dan memastikan kesiapan seluruh unsur sebelum melaksanakan latihan di laut,” kata perwakilan kegiatan.
Koordinasi tersebut sekaligus memperkuat kemampuan unsur laut dalam melaksanakan komunikasi dan manuver bersama selama latihan.
Dukung Fase Laut SGS 2026
Super Garuda Shield 2026 menjadi momentum bagi TNI dan negara mitra untuk memperkuat kerja sama serta interoperabilitas dalam berbagai aspek operasi.
Khusus pada unsur laut, sinkronisasi sejak tahap persiapan menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan efektivitas pelaksanaan latihan.
Karena itu, Pre-Sail Conference tidak hanya membahas aspek teknis pelayaran, tetapi juga memastikan seluruh unsur memahami tugas dan prosedur yang berlaku.
Dengan koordinasi tersebut, TNI AL bersama US Navy dan USCG mempersiapkan pelaksanaan misi maritim secara terukur dan terpadu.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat kerja sama pertahanan dan hubungan militer dengan negara mitra.
Seluruh rangkaian koordinasi diharapkan mampu mendukung kelancaran fase laut Latgabma Super Garuda Shield 2026.