Jakarta Pusat – Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Jaya 2026, Satuan Brimob Polda Metro Jaya tetap siaga menjaga stabilitas keamanan di titik-titik strategis. Salah satunya melalui kegiatan sterilisasi dan pengamanan yang dilakukan di Stasiun Gambir pada Jumat (27/3/2026).

Kegiatan yang melibatkan Unit Jibom ini menjadi bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik Lebaran. Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari data yang mencatat 15.583 kedatangan dan 8.172 keberangkatan di stasiun tersebut.

Sejak pagi, personel Brimob langsung berkoordinasi dengan petugas pengamanan setempat dan mengikuti apel gabungan sebelum menyisir area stasiun. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari area keberangkatan, kedatangan hingga titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran personel di ruang publik merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Menurutnya, langkah sterilisasi ini penting untuk mencegah potensi ancaman serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa transportasi.

“Pengamanan kami lakukan secara maksimal untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, khususnya di masa arus balik seperti saat ini,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Stasiun Gambir terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Hal ini mencerminkan kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Brimob Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang bawaan, dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan hal mencurigakan. Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, terutama di fasilitas publik dengan tingkat aktivitas tinggi.