BEKASI — Brimob Batalyon D Pelopor memperkuat patroli keamanan di Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan berbagai gangguan kamtibmas.
Patroli rayonisasi tersebut berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 3–4 September 2026, dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Aipda Fredrik Kale Piga memimpin patroli dengan melibatkan 10 personel Batalyon D Pelopor.
Tim menyisir sejumlah titik di Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, dan Serang Baru yang dinilai membutuhkan pemantauan keamanan.
Patroli menyasar kawasan Deltamas, Deltamas Boulevard, sekitar AEON Mall Cikarang, Jalan MH Thamrin, serta Villa Mutiara Ciantra.
Petugas kemudian melanjutkan pemantauan ke Jalan Raya Serang Setu, Jalan Gebang, Jalan Albasia Raya, Jalan Cicau, dan Jalan Kenari Raya.
Tim juga menyambangi kawasan Orange County untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali.
Selain berpatroli, personel Brimob berdialog dengan masyarakat di wilayah Ciantra, Cikarang Selatan.
Dialog tersebut menjadi sarana bagi petugas untuk membangun komunikasi sekaligus menyerap informasi mengenai kondisi keamanan lingkungan.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Petugas memfokuskan patroli pada sejumlah potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat.
Ancaman tersebut antara lain pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran, perjudian daring, dan penipuan daring.
“Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas,” kata petugas patroli.
Selama kegiatan berlangsung, personel tidak menemukan aksi tawuran maupun balap liar di sejumlah lokasi yang mereka sambangi.
Situasi keamanan di wilayah patroli juga terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.
Personel kemudian mengakhiri patroli dengan kembali ke Markas Komando Batalyon D Pelopor.
Brimob menilai patroli rayonisasi penting untuk menjaga kehadiran aparat sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Melalui patroli rutin dan komunikasi langsung, personel berupaya mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan patroli berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa menemukan gangguan keamanan yang menonjol.
Brimob Batalyon D Pelopor akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif sebagai bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi.