JAKARTA – Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut bersama personel United States Navy (US Navy) mengasah interoperabilitas melalui latihan parsial di atas kapal US Coast Guard Charles Moulthrope.

Latihan tersebut berlangsung di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/9/2026), sebagai bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026.

Kegiatan diawali dengan survei dan dilanjutkan latihan parsial untuk menyelaraskan prosedur operasi pasukan khusus dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di lingkungan maritim.

Personel Kopaska dan US Navy menyinkronkan sejumlah aspek teknis, mulai dari prosedur, komunikasi, formasi pergerakan hingga teknik penyerbuan.

Penyelarasan tersebut dilakukan dengan mengacu pada standar operasi khusus yang berlaku dalam pelaksanaan latihan.

Asah Kemampuan Operasi Maritim

Sejumlah materi menjadi fokus latihan SGS 2026, di antaranya Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS), Ship Boarding, dan Close Quarters Battle (CQB).

Latihan tersebut menguji kemampuan personel dalam melaksanakan operasi di lingkungan kapal sekaligus membangun kesamaan pemahaman antarunit.

Melalui latihan bersama, Kopaska TNI AL dan US Navy memperkuat kesiapan operasional serta kemampuan bekerja dalam satu kerangka operasi.

Latihan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan prosedur dan komunikasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas bersama.

Selain aspek teknis, kegiatan tersebut memperkuat hubungan kemitraan strategis Indonesia dan Amerika Serikat di bidang keamanan maritim.

Super Garuda Shield 2026 menjadi salah satu wadah bagi kedua negara untuk meningkatkan interoperabilitas pasukan melalui latihan bersama yang terukur dan profesional.

Kemampuan yang diperoleh selama latihan diharapkan dapat memperkuat kesiapan menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.