TANGERANG SELATAN — Brimob Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli malam di sejumlah ruas jalan Tangerang Selatan, Sabtu (5/9/2026) dini hari.
Patroli tersebut menyasar potensi tawuran, kejahatan jalanan, curas, curat, dan curanmor yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
Tim Patroli Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya menjalankan kegiatan tersebut di sejumlah titik dalam wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.
Petugas memulai patroli dari Mako Batalyon C Pelopor, kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan yang memiliki potensi menjadi lokasi berkumpulnya warga.
Rute patroli mencakup Jalan Ir H Juanda, Jalan Dewi Sartika, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Pendidikan, dan Jalan Karyawan.
Selanjutnya, personel melanjutkan penyisiran menuju Jalan Aria Putra untuk memastikan kondisi keamanan sepanjang jalur patroli.
Patroli tersebut bertujuan mencegah gangguan sejak dini sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman pada malam hingga dini hari.
Periksa Pemuda yang Berkumpul
Saat menyusuri kawasan Serua Indah, personel mendapati sekelompok pemuda masih berkumpul pada waktu yang dinilai rawan.
Petugas kemudian menghampiri kelompok tersebut dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan mereka tidak membawa benda yang dapat memicu gangguan keamanan.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan benda mencurigakan dari kelompok pemuda tersebut.
Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan agar mereka meninggalkan lokasi dan kembali ke tempat tinggal masing-masing.
Langkah tersebut menunjukkan pendekatan preventif dengan mengedepankan pencegahan sebelum potensi gangguan berkembang menjadi tindak pidana.
Setelah situasi terkendali, personel kembali melanjutkan patroli menuju sejumlah ruas jalan lainnya di wilayah Tangerang Selatan.
Penyisiran kemudian berlanjut hingga kawasan Cipayung melalui Jalan RE Martadinata untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan, patroli rutin menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan kamtibmas.
“Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama pada waktu dan lokasi yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya masyarakat,” ujar Henik.
Menurut Henik, kehadiran personel secara langsung dapat mempersempit ruang bagi munculnya gangguan keamanan di sejumlah lokasi rawan.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Patroli Berlanjut
Selain mencegah tawuran, patroli juga menyasar potensi kejahatan jalanan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.
Karena itu, personel tidak hanya menyisir satu lokasi, tetapi bergerak secara mobile melalui sejumlah ruas jalan dalam wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.
Pola tersebut memungkinkan petugas memantau perkembangan situasi sekaligus merespons cepat apabila menemukan indikasi gangguan keamanan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan gangguan menonjol maupun kejadian yang memerlukan tindakan kepolisian lebih lanjut.
Setelah menyelesaikan seluruh rute, tim kembali ke Mako Batalyon C Pelopor untuk mengecek personel dan perlengkapan.
Brimob Polda Metro Jaya selanjutnya mengajak masyarakat menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama, terutama pada waktu yang rawan gangguan.
Masyarakat juga perlu menghindari aktivitas yang berpotensi memicu tawuran atau gangguan kamtibmas lainnya.
Selain itu, warga dapat segera menghubungi layanan 110 Polri ketika menemukan kondisi yang membutuhkan kehadiran petugas.
Dengan patroli rutin dan partisipasi masyarakat, kepolisian berharap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.