BEKASI – Personel Brimob Batalyon D Pelopor mengintensifkan patroli rayonisasi di sejumlah titik rawan Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026).
Patroli tersebut menyasar potensi tawuran remaja, balap liar, serta berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Aipda Slamet memimpin patroli dengan melibatkan 10 personel. Tim menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan keamanan.
Personel memulai penyisiran dari Jalan Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, hingga Jalan Raya Kalimalang, Jayamukti, Cikarang Pusat.
Di sepanjang rute tersebut, petugas memantau aktivitas masyarakat sekaligus berkoordinasi dengan petugas piket Polsek Cikarang Selatan.
Imbau Muda-Mudi di GOR Wibawa Mukti
Patroli kemudian bergerak menuju kawasan GOR Wibawa Mukti. Petugas berkoordinasi dengan keamanan kawasan Jababeka untuk memantau situasi.
Personel mendapati sejumlah muda-mudi masih berkumpul di sekitar area GOR. Petugas kemudian memberikan imbauan agar mereka segera kembali ke rumah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk kemungkinan terjadinya tawuran antarkelompok.
“Petugas mengedepankan langkah preventif dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” demikian inti kegiatan patroli.
Setelah itu, tim menyisir Jalan Kedasil Raya, Jayamukti, Cikarang Timur, kemudian menuju Jalan Raya Pasir Gombong, Cikarang Utara.
Patroli juga menyasar kawasan Pasar SGC dan sejumlah akses menuju kawasan Jababeka. Petugas kembali melakukan koordinasi dengan unsur keamanan setempat.
Penyisiran berlanjut ke Jalan Raya Pilar, Jalan Raya Gatot Subroto, Jalan Raya Lemah Abang, Jalan Raya Pamahan, Cikarang Timur, hingga Jalan Raya Citarik.
Situasi Aman dan Kondusif
Berdasarkan hasil pemantauan, petugas tidak menemukan aksi tawuran maupun balap liar selama patroli berlangsung.
Situasi di sejumlah titik yang menjadi sasaran pemantauan juga terpantau aman dan kondusif.
Patroli rayonisasi menjadi langkah preventif Brimob untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, terutama pada sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja.
Selain melakukan penyisiran, personel juga mengedepankan komunikasi dengan masyarakat dan unsur keamanan wilayah.
Langkah tersebut bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.
Seluruh rangkaian patroli Brimob Batalyon D Pelopor berlangsung aman dan lancar tanpa ditemukan gangguan kamtibmas menonjol.