Bekasi – Ketua Pemuda Pancasila Ranting Harapan Mulya, Jordan Sianturi, mengajak masyarakat mengisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan persatuan dan kegiatan positif.
Jordan menyampaikan ajakan tersebut di Harapan Mulya, Kota Bekasi, Minggu, 16 Agustus 2026, menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia.
Ia menilai momentum kemerdekaan perlu menghidupkan kembali nasionalisme, persatuan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong masyarakat.
Menurut Jordan, masyarakat tidak cukup merayakan kemerdekaan melalui kegiatan seremonial tanpa menerapkan nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” ujar Jordan.
Ia meminta masyarakat menjaga persatuan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Jordan juga mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan melalui pendidikan, kreativitas, karya, dan kontribusi nyata.
Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dengan menghadirkan perubahan positif.
“Generasi muda harus menjadi penerus semangat para pahlawan. Mari kita jaga persatuan dan jangan mudah terpecah belah,” katanya.
Nasionalisme Harus Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari
Jordan menilai semangat kemerdekaan harus masyarakat wujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Karena itu, ia mendorong warga menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong.
Menurut Jordan, masyarakat dapat memulai kontribusi tersebut dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Ia juga menilai kebersamaan warga dapat memperkuat ketahanan sosial ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan.
Selain itu, Jordan meminta generasi muda menggunakan momentum kemerdekaan untuk meningkatkan kapasitas melalui belajar dan menghasilkan karya.
Ia berharap anak muda tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan, tetapi ikut mengambil peran melalui gagasan dan tindakan nyata.
“Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai semangat untuk terus bersatu, bergotong royong dan berkarya,” kata Jordan.
Menurut dia, persatuan masyarakat dapat tumbuh ketika warga membangun komunikasi, menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Pemuda Pancasila Dorong Kegiatan Sosial
Jordan mengatakan Pemuda Pancasila Ranting Harapan Mulya akan terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia menyebut organisasi tersebut ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memperkuat kebersamaan.
Menurut Jordan, kegiatan sosial dapat menjadi sarana mempertemukan warga sekaligus memperkuat solidaritas di lingkungan.
Selain itu, keterlibatan pemuda dalam kegiatan masyarakat dapat menumbuhkan kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Jordan berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga semangat kebersamaan setelah momentum peringatan kemerdekaan berakhir.
Ia menilai nilai persatuan harus terus masyarakat terapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika perayaan hari kemerdekaan.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menghasilkan semangat baru untuk memperkuat kehidupan sosial masyarakat.
Jordan juga menyampaikan harapan agar Indonesia terus mengalami kemajuan dan masyarakat memperoleh kesejahteraan yang semakin baik.
“Dari lingkungan kita, kita mulai memberikan kontribusi untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak warga Harapan Mulya menjaga persatuan dan gotong royong sebagai kekuatan menghadapi tantangan masa depan.
Bagi Jordan, kemerdekaan memberikan tanggung jawab kepada setiap generasi untuk menjaga persatuan sekaligus membangun bangsa melalui peran masing-masing.
Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat untuk terus berkontribusi.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!” pungkas Jordan.