Jakarta, – Gelaran 2nd Indonesia Fitness Expo (IFEX) 2026 yang berlangsung pada 11–13 September 2026 di Smesco Exhibition Hall, Jakarta, mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Kehadiran KORMI dalam ajang tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas pemahaman masyarakat bahwa olahraga fitness bukan sekadar aktivitas kebugaran yang identik dengan kalangan tertentu, melainkan dapat menjadi bagian dari olahraga masyarakat yang inklusif dan mudah diakses berbagai lapisan masyarakat.

Pengurus Komisi OTKB KORMI, Jiro, mengatakan keikutsertaan KORMI dalam Indonesia Fitness Expo merupakan kesempatan menarik untuk memperkenalkan olahraga masyarakat sekaligus mendorong masyarakat agar semakin aktif bergerak.

“Alhamdulillah, selama tiga hari ini kita diundang untuk hadir mengisi acara Indonesia Fitness Expo. Menurut saya, ini merupakan acara yang menarik karena olahraga fitness tidak hanya dilihat dari sisi komersial, tetapi juga mulai melibatkan berbagai induk olahraga masyarakat, termasuk KORMI,” ujar Jiro.

Menurutnya, kolaborasi antara industri fitness dengan organisasi olahraga masyarakat menjadi langkah positif dalam membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat.

Jiro juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan penyelenggara yang telah memberikan ruang bagi KORMI untuk terlibat dalam penyelenggaraan Indonesia Fitness Expo 2026.

“Terima kasih sekali kepada panitia dan penyelenggara yang telah memperkenankan KORMI hadir dalam acara Indonesia Fitness Expo ini. Bagi kami, ini cukup menarik karena membuka ruang kolaborasi antara dunia fitness dan olahraga masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Jiro berharap kegiatan serupa tidak hanya berorientasi pada kehadiran tenant dan pelaku usaha komersial, tetapi juga mampu menjadi sarana edukasi serta ajakan kepada masyarakat untuk meninggalkan pola hidup kurang aktif.

Ia menilai olahraga fitness harus semakin dekat dengan masyarakat dan tidak dipersepsikan sebagai olahraga eksklusif yang hanya dapat dilakukan oleh kelompok masyarakat tertentu.

“Kalau bisa, acara semacam ini tidak hanya dihadiri tenant-tenant dalam tanda kutip komersial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bagaimana mereka bisa bergerak dan tidak hanya mager di rumah,” tuturnya.

Menurut Jiro, fitness pada dasarnya dapat dilakukan oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, perlu ada upaya bersama agar olahraga kebugaran semakin membumi dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

“Olahraga fitness bukan olahraga yang eksklusif. Masyarakat menengah pun bisa melakukan olahraga fitness. Harapannya, olahraga fitness khususnya bisa semakin bermasyarakat ke depannya,” jelasnya.

Ia berharap Indonesia Fitness Expo dapat terus diselenggarakan secara rutin sehingga menjadi agenda yang mampu mempertemukan industri kebugaran, komunitas olahraga, organisasi olahraga masyarakat, serta masyarakat umum.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan, minimal satu tahun sekali. Dengan begitu, masyarakat semakin mengenal olahraga fitness dan semakin terdorong untuk aktif bergerak,” pungkas Jiro.

Kehadiran KORMI dalam 2nd Indonesia Fitness Expo 2026 sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara olahraga masyarakat dan industri kebugaran. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan ekosistem olahraga yang lebih inklusif, sehat, dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.